PRN MAGETAN – Kemeriahan karnaval di kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, Senin 20 Agustus 2018 yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT RI ke-73 memberikan antusiasme tersendiri bagi warga Kec Kawedanan.
Semua lapisan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan mulai lampu merah Tulung dan berakhir di depan perempatan lampu merah Gorang gareng (begitu sebutan warga).
Ribuan orang sudah berkumpul di sepanjang rute pawai Kecamatan sejak pagi hari.
Sementara untuk panggung kehormatan berada di depan kantor Kecamatan Kawedanan, dalam rangkaian karnaval ini dipenuhi oleh kreatifitas generasi muda lewat beragam hasil seni dan budayanya.
Dalam kesempatan ini Camat Cahaya Wijaya S.STP,M.Si mengatakan “Generasi muda harus menjadi generasi yang tanggap, tangguh dan tanggon yang artinya generasi muda harus menjadi benteng yang kuat bagi Nusa dan Bangsa yang sehat baik itu jasmani dan rohaninya, sehingga generasi muda bisa menjadi pewaris bagi nusa dan bangsa, karena tongkat estafet pembangunan dan kemerdekaan ini ada di pundak generasi muda sebagai Generasi penerus bangsa”.
Selain itu ada moment spesial sewaktu Camat Cahaya Wijaya dikalungi rangkaian bunga melati dari Sekolah yang berada di Desa Pojok.
Dalam karnafal ini diikuti oleh 40 regu, mulai SD sampai SMU/SMK yang ada di Kec Kawedanan turut berpartisipasi.
Rangkaian karnaval ini diawali oleh iring iringan Paskibra yang bertugas di Kec Kawedanan, lalu diikuti oleh SD, SMP, dan SMU/ SMK.
Disetiap iringi iringan ini pasti ditampilkan atraksi yang memukai dari peserta. Mulai grup Drumb band sampai kesenian tradisional menampilkan kelebihan masing masing.
Para penonton yang sebagian besar adalah orang tua murid perserta karnaval sangat gembira melihat buah hatinya bisa tampil dengan memukau di acara ini, seperti terlihat banyak orang tua peserta mengabadikan moment bersejarah ini dengan Hp mereka.
Seperti dituturkan oleh Yayuk salah satu ibu siswa yang ikut dikarnafal ini” saya sangat bahagia melihat Putri saya yang jadi mayoret grup drumb band, meskipun persiapannya lama tapi kami orang tua ikut bangga” tuturnya kepada Pena Rakyat News.(Beni Setyawan)

