PRN SIDOARJO – Sampah dimana-mana menjadikan momok yang mengerikan di tengah masyarakat di desa maupun masyarakat urban,dampak yang sering di rasakan masyarakat dari faktor bau,banjir maupun penyakit yang di bawa sampah.
“Tetapi di duga PUPR kab.Sidoarjo lamban tentang penanganan sampah di belantaran sungai di desa.Modong Kec.Tulangan yang saat ini senin,17/09/2018 masih membludak.
sudah lama proposal di sodorkan dan foto-foto di lampirkan ,Kades tuding Pupr lamban penanganannya tentang sampah di desanya,”Tutur Kades Modong (MASDUQI).
Menindak lanjuti rapat dinas,Camat Tulangan mengintruksikan di tahun 2018 ini,menyuruh setiap desa memprogramkan anggaran untuk jaring sungai di semua perbatasan desa-desa setempat,yang di sebabkan karena banyaknya sampah melimpah di aliran sungai oleh karena itu,kebijakan itu di ambil oleh Camat tulangan untuk meminimalisir sampah-sampah di luar kec.tulangan,”Pungkas Kades Modong.
Terbukti,di desa kecamatan tulangan ini kalau proaktif dan kepala desanya mengikuti regulasi rapat-rapat di tingkat kecamatan pasti,memakai jaring-jaring dan memasukan anggaran di Apbdes 2018,” Himbau Kades.
“Ungkap Kades,”Pak wahid (PUPR) lewat telpon di saya(mas),pagi ini ada kordinasi normalisasi di desa perbatasan kepuh kemiri.
Namun di sayangkan sungai yang sama tepatnya di belakang baledesa sampah tetap membludak.(NIKO)

