By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Siaran Pers : Litbeat Festival Bagi Pelaku Perbukuan Di Indonesia
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Siaran Pers : Litbeat Festival Bagi Pelaku Perbukuan Di Indonesia
METRO JABODETABEK

Siaran Pers : Litbeat Festival Bagi Pelaku Perbukuan Di Indonesia

putri pena
Last updated: 4 Oktober 2018 5:25 pm
putri pena
Published: 4 Oktober 2018
Share
SHARE

JAKARTA, PRN.id – Litbeat merupakan festival pelaku perbukuan yang digagas dan diorganisir oleh Komite Buku Nasional (KBN), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Festival ini akan berlangsung pada 10-11 September 2018, di gedung Perpustakaan Nasional (Jln. Medan Merdeka Selatan).

Dalam festival tersebut, ada 27 kelas yang berjalan paralel selama dua hari, 59 narasumber dari berbagai negara dengan masing-masing spesialisasinya, serta berbagai stan pameran dan penjualan produk-produk kreatif, kemudian ditutup oleh pertunjukan musik.

Festival ini digagas dengan semangat empowering bagi para pelaku perbukuan di Indonesia. Usaha untuk mengkondisikan ruang bersama bagi para insan kreatif tersebut untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan berbagi pengalaman. Agar mampu menghadapi berbagai gejala dan fenomena baru yang dihadapi oleh industri buku.

Usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas literasi dan pengetahuan pelaku perbukuan di Indonesia, memang merupakan salah satu tugas pokok Komite Buku Nasional, terutama di bidang Pengembangan dan Kampanye Literasi. Tahun-tahun sebelumnya, Komite Buku Nasional telah membuat berbagai program pelatihan, seminar, diskusi, dan workshop bagi para insan kreatif yang bergerak di industri buku. Program-program tersebutlah yang menjadi cikal-bakal Litbeat, yang pada tahun 2018 ini kemudian diintegrasikan satu sama lain.

Pada tahun pertama penyelenggaraan Litbeat Festival, isu yang akan diketengahkan adalah mengenai pergeseran orientasi yang dialami oleh industri perbukuan sebagai akibat dari perkembangan teknologi digital. Pergeseran tersebut menyentuh hampir setiap lini yang menggerakkan industri perbukuan. Mulai dari metode percetakan, penerbitan buku berbagai genre lintas disiplin, sampai strategi baru dalam distribusi dan pemasaran.

Selain proses tersebut, pergesaran juga terjadi pada bagaimana buku diposisikan. Buku, yang pada mulanya adalah hulu dari alur produksi penerbitan, saat ini telah menjelma menjadi muara bagi berbagai produk kreatif lainnya. Buku kemudian menjadi sumber penciptaan berbagai intellectual property, dialihwahanakan ke dalam bentuk digital dan layar lebar, dinyanyikan atau dimusikalisasikan dalam berbagai genre musik, bersinergi dengan alat-alat pengayaan pendidikan, dan berbagai macam transformasi lainnya.

27 kelas yang akan berjalan secara paralel dan 59 narasumber yang hadir dalam agenda Litbeat, bertujuan untuk mengupas isu tersebut dari berbagai sisi dan bidang. Akan ada pembahasan seluk beluk editorial bersama Ronny Agustinus dan Hetih Rusli misalnya, ada juga promosi buku di berbagai platform media sosial yang diampu Salman Faridi dan Yola Putryane, persoalan dunia ilustrasi yang didiskusikan bersama Lala Bohang, Naela Ali, dan Dinda PS, masterclass bersama Sukutangan dan Emte, penulisan novel dari sumber-sumber lisan oleh Yusi Avianto Pareanom, perihal self marketing bersama Ika Natassa, dan kemudian kolaborasi Joko Pinurbo dengan Oppie Andaresta dalam menyuguhkan musikalisasi puisi terbaru mereka.

Selain narasumber-narasumber dari Indonesia, agenda Litbeat juga akan dihadiri oleh berbagai pelaku perbukuan dari mancanegara: Tatsuki Hirayanagi (Japan), Anja Von Kampen (Germany), Kristine Kress (Germany), Lynette Owen (United Kingdom), Monsoon Book (United Kingdom), Emma Press (United Kingdom), Kube Publishing (United Kingdom), dan berbagai personal maupun perusahaan/lembaga lain. Kehadiran berbagai narasumber, baik Indonesia maupun luar negri tersebut, merupakan hasil kerja sama Komite Buku Nasional dengan berbagai pihak.

Agenda ini memperoleh dukungan yang signifikan dari Gramedia dan Mizan dari sektor penerbitan swasta, Astragraphia dari sektor percetakan swasta, Balai Pustaka dari penerbitan negara, serta berbagai bidang dalam Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Ekonomi Kreatif. Selain itu, Komite Buku Nasional bekerja sama dengan Goethe Institute dan British Council untuk memfasilitasi kedatangan berbagai narasumber dari Germany dan United Kingdom. Keterlibatan berbagai pihak dalam Litbeat Festival, seperti Bekraf dan British Council, juga tidak terlepas dari posisi Indonesia yang akan menjadi Market Focus Country dalam London Book Fair 2019 nanti. Litbeat Festival, dengan demikian merupakan salah satu agenda Road to Market Focus Contry pada ajang jual-beli rights terbesar di dunia tersebut.

Selain dalam bentuk konten partner, agenda Litbeat ini juga disokong oleh berbagai media massa, baik cetak, online, maupun radio. Beberapa media partner yang telah setuju untuk bekerja sama dengan Litbeat adalah : Kompas, Koran Jakarta, Beritagar, Liputan 6, Women Obsession, Smart FM, Seputar Event, dan detik.com. (put/tim).

You Might Also Like

Dikhawatirkan masuk Silva Pengadaan lahan SMA 30 Diwilayah Kec.Sukamulya Harus segera Di Realisasikan
Pemeriksaan Logistik Pemilu 2019 Oleh Muspika Sawah Besar
MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
Hendak Tawuran, Delapan Orang Anggota Kelompok Allbase dan Joker Diamankan Polsek Pondok Aren
Menaker: Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif
TAGGED:Festival BukuJakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?