PRN SUMENEP, – Pemerintah Kabupaten Sumenep gelar Istighotsah Muharram, haul raja raja Sumenep dan tasyakuran hari santri di depan halaman masjid agung jamik Sumenep ujung timur pulau garam madura Jawa Timur, Rabu malam 24./10/2018.
Pagelaran perayaan hari santri nasional di padati oleh ribuan pengunjung rombongan santri dari berbagai penjuru hadir untuk menyuseskan perayaan hari santri nasional.
Kegiatan ini yang dimeriahkan oleh 50 rombongan haddra dihadiri oleh :, Bupati Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, kapolres Sumenep, Alim Ulama, Jajaran surya, para pengasuh pondok pesantren dan ribuan santri yang berbondong bondong dari berbagai wilayah untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Perayaan hari santri yang PC NU laksanakan untuk mensyukuri kesantrian kita sambil bermusyahabah sejauh mana kesantrian kita yaitu kesejahteraan, tolong menolong dan peduli kepada kaum miskin.
Dalam kegiatan ini dilakukan prosesi penyerahan bendera NU dari ketua PC NU Sumenep kepada bupati Sumenep, sebagai simbolis komitmen kebangsaan dan kelangsungan menjaga ajaran nilai nilai kesantrian tetap kita bangun di bumi sumekar ini.
Dalam Sambutan A. Busyro Karim menjelaskan bahwa hari santri ini hari kita semua dan milik kita semua, santri ini adalah santun dalam berbicara dan berperilaku dalam sehari hari dengan sesama.
” Seorang santri harus memiliki perilaku yang santun yang ditanam didalam jiwa dan bisa menerapkan kesantunannya kepada sesama.” tutur Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Dalam sambutan bupati ” Seorang santri harus sabar dalam menghadapi persoalan apapun yang terjadi di jaman sekarang ini, santri harus tetap menjaga kedaulatan NKRI. memerangi berita bohong / hoax yang menebar kebencian untuk meme ah belahkan kesatuan kita.” ucapannya.

