close

PRN MAGETAN – 29 Januari 2019 bertempat di pendopo Surya Graha Magetan, Pemkab adakan Rapat koordinasi sinkronisasi program kegiatan tahun 2019 Kabupaten Magetan .Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati beserta seluruh Forkompimda, Kepala OPD Kab Magetan. Camat ,kepala desa dan kelurahan di kab Magetan.

Kepala PMD kab Magetan Iswahyudi Yulianto ,Menngatakan” alasan acara sinkronisasi ini diadakan adalah sering adanya program yang tumpang tindih dan tidak sinkron, sehingga diadakan sinkronisasi program agar visi dan misi Bupati Magetan akan bisa segera sampai didesa sehingga desa dalam melakukan programnya tahu akan prioritas utama program dari Bupati, sehingga bisa ada saling keterpaduan antar desa dan dinas terkait. “ujarnya.

Bupati Magetan Suprawoto menegaskan “Tingkatkan kemampuan agar bisa berkarier ASN jangan hanya berkutat di Magetan,tapi bisa lebih maju sampai pusat kalau bisa “tuturnya. Sesuai amanat UU 80 carik (sekretaris desa PNS) akan ditarik dari desa. Saya memberikan kelonggaran maksimal membantu di kelurahan selama 1 tahun.  Bupati Magetan berkelakar”Magetan harus kreatif, kita harus malu dengan bu Setu ayam Gandu meskipun tempatnya tersembunyi bisa menciptakan lapangan kerja sendiri meskipun pendidikan SD tapi bisa mampu terkenal dan bisa jadi icon wisata kuliner di Magetan.” sekali lagi dalam kesempatan ini Kang Woto kembali mengungkapkan “Wisata harus jadi pengungkit pembangunan di Magetan.”

Semua pihak harus bersinkronisasi dalam menentukan kebijakan. Kang woto mencontohkan “saya ambil contoh PTSL harus sinkron dengan program pemerintah.Saya ambil contoh usaha penggemukan sapi di Singolangu.sehingga setelah PTSL masyarakat akan lebih mudah akses ke perbankan,” ujarnya.Masih menurut Bupati”Kewajiban Mandatori Magetan baru dibidang pendidikan dan kesehatan, dan untuk infrastruktur baru %.5 tahun yang akan datang infrastruktur di Magetan akan selesai. “tegasnya. Dalam bidang kesehatan Stanting dan gizi buruk harus bisa diturunkan.

Pada kesempatan ini dilakukan tanya jawab antar peserta sosialisasi dengan kepala OPD terkait termasuk dengan pihak Polres Kab Magetan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saif Muchlissun menjawab pertanyaan dari lurah Parang yang mengeluhkan permasalahan sampah di Pasar Parang “Untuk pengelolaan sampah Pasar Parang Dinas LH siap mengambil sampah di manapun. Kami sudah memiliki URC yang akan mengambil sampah yang diadukan oleh Masyarakat. “tuturnya

Kepala dinas BPKAD pencairan yang mepet diakhir tahun.Mengakui adanya mis antara desa dan dinas terkait. Dan kedepan akan dicari solusinya.kegiatan ini bisa di klik di

http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan . Jurnalis (Beni S)

 

Tags : MAGETANSingkronisasi Pendidikan

Leave a Response

*