By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Jamasan Pusaka Kabupaten Ngawi ke-661 Mengandung Filosofi Pensucian Diri
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Jamasan Pusaka Kabupaten Ngawi ke-661 Mengandung Filosofi Pensucian Diri
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Jamasan Pusaka Kabupaten Ngawi ke-661 Mengandung Filosofi Pensucian Diri

Redaksi
Last updated: 2 Juli 2019 2:05 am
Redaksi
Published: 2 Juli 2019
Share
SHARE

PRN NGAWI – Peringatan Hari jadi Kota Ngawi yang ke- 661, Pemerintah Kabupaten Ngawi adakan Kegiatan Jamasan Pusaka yang bertempat di Pendopo Wedya Graha. Jamasan Pusaka ini dilakukan setiap tahun menjelang peringatan berdirinya Kabupaten Ngawi.

Dalam jamasan pusaka terdapat dua tombak antara lain, Kyai Singkir dan Kyai Songgolangit, serta dua Payung yakni Tunggul Wulung dan Tunggul Warono yang merupakan piandel (pusaka) kabupaten Ngawi. Senin (01/07/2019)

Ritual Jamasan Pusaka ini berlangsung dengan penuh khidmat dihadiri oleh Forpimda dan Para Staf Pemkab Ngawi yang menggunakan pakaian adat Jawa, diiringi gamelan khas Jawa. Ritual tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono atau yang sering disapa Kanang.

Bupati Budi Sulistyono mengatakan, jamasan pusaka itu adalah kegiatan rutin setiap tahunnya, dimana piandel Kabupaten Ngawi ini di jamas atau dicuci setiap tahun atau setiap memperingati hari jadi Kabupaten Ngawi.

“Ini merupakan sesuatu yang lebih bagi kita dimana Allah SWT memberikan kesempatan untuk kita semua momong Kabupaten Ngawi ini sampai ke 661, sehingga pada saat ini kita harapkan kepada seluruh warga masyarakat Ngawi khususnya untuk mengenang bagaimana berdirinya Kabupaten Ngawi mulai dari tidak ada Pemerintahan sama sekali menjadi diadaknnya Pemerintahan dan akhirnya menjadikan kesejahteraan untuk kita semua,” Jelas Kanang.

Ditambahkan Kanang, sebenernya penemu piandel (Pusaka) itu belum jelas, akan tetapi sejarah tentang pendirian Kabupaten Ngawi itu Ibu Kotanya tidak berada di Kabupaten Ngawi melainkan di Ngawi Purba.Jamasan pusaka yang digelar setiap memperingati hari jadi Kabupaten Ngawi, setiap 2 tahun sekali itu diadakannya Kirab Jamasan Pusaka. Kirab itu adalah tempat pertama kali Ibu Kota Kabupaten Ngawi sebelum dipindah di Kabupaten Ngawi yaitu di Ngawi Purba.

“Bicara soal Filosofi dalam giat Jamasan pusaka ini adalah bagaimana kita mensucikan diri dan pusaka ini yang merupakan Roh dari Kabupaten Ngawi. Untuk itu diharapkan agar semua ikut serta mensucikan roh kita, jiwa kita, fikiran kita, hati kita yang mana kita harus terus menjaga Kerukunan dan kebersamaan, serta mengupayakan pembangunan yang merata disegala lini yang berada di Kabupaten Ngawi maupun disekitar Kabupaten Ngawi,”pungkas Kanang.(AdvKominfo/wixke)

You Might Also Like

Napak Tilas Ngupatan (Ngunut Parang Magetan )
Ngawi Tea Festifal 2019 Angkat Teh Lokal Masuk Dalam Teh Terbaik Di Indonesia
NYADRAN Tradisi Tinggalan Nenek Moyang Desa Getas
Anugerah Insan Pertanian Ngawi Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia 2023
Bersih Desa Wujut Penghormatan Terhadap Leluhur Darungan Pare
TAGGED:Lestarikan Budaya LokalNgawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?