PRN SUMENEP – Upaya Pemerintah kabupaten Sumenep dangan Polres Sumenep dalam mengevakuasi korban penumpang KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu di lakukan di pelabuhan Kalianget, dengan beberapa mobil Polisi dan 20 unit ambulans dari rumah sakit dan puskesmas yang ada di daratan, dari Pukul 19.30 wib sampai Pukul 24.00 wib di Pelabuhan Kalianget Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa timur, Jum’at 23/08/2019.
Penumpang KM Santika Nusantara yang di evakuasi dengan KM Tunggal Putra dari Kepulauan Masalembu ke Pelabuhan Kalianget bersandar sekitar pukul 23.30 wib, 23/08/2019, karena terkendala lampu KM Tunggal Putra mati dan tidak mengetahui arah jalan untuk menuju ke Pelabuhan Kalianget.
Yang terlibat langsung dalam kegiatan evakuasi tersebut terdiri dari; Dinas kesehatan kabupaten Sumenep, BPBD Sumenep, satuan Polres Sumenep, Koramil setempat, Sabandar Kalianget, wartawan dan pihak keluarga dari korban KM.
Dalam keterangan AKBP MUSLIMIN Kapolres Sumenep memaparkan bahwa, ada Sekitar 89 orang penumpang KM Santika Nusantara yang selamat yang di evakuasi dengan KM Tunggal Putra dari kepulaan masalembu ke pelabuhan Kalianget, dan korban langsung di muat menggunakan 20 unit ambulance dan mobil truck Polisi yang sudah di siapkan untuk di bawah ketempat penampungan korban olleh Dinas Sosial Sumenep di jln. Raung, kec.kota, kab.Sumenep, guna untuk di Data dan diberi perawatan.
“Apabila nanti sikorban sudah pulih kondisinya, nanti korban di serahkan kepihak KM, yang rencananya besok pagi di siapkan 2 Bis untuk di bawah ke Surabaya”, Ucap AKBP MUSLIMIN.
Masih dalam keterangan AKBP MUSLIMIN, Untuk jumlah total penumpang masih simparsiur dan belum bisa dipastikan, data untuk sementara yang dihimpun dari pukesmas yang masih dimasalembu, korban yang meninggal dunia ada 4 orang, dan 52 orang yang hidup, rencananya malam ini juga akan di evakuasi ke Surabaya. (erf).

