close

PRN BANTAENG –Aliansi Mahasiswa Bantaeng Bersatu (AMBAR) bersikap tentang pekerjaan proyek perpipaan yang ada di Batumassong Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Dalam hal tersebut AMBAR menyikapi karena tak kunjung adanya transparansi dalam pekerjaan proyek tersebut, karena ini merupakan proyek besar dan menyita banyak anggaran Negara .

Diketahui pekerjaan ini merupakan sebuah proyek ” emas” yang sangat di damba-dambakan oleh masyarakat batumassong dan Prof Nurdin abdullah saat itu masih menjabat bupati bantaeng, namun apa daya pekerjaan ini disinyalir ada penyimpangan sehingga tidak mampu di rasakan asas manfaatnya terhadap masyarakat tompobulu.

Ardiansyah mengatakan ke awak media belum lama ini “sangat geram dengan tidak transparannya proyek tersebut, kami Menganggap proyek perpipaan Batumassong merupakan sebuah proyek disinyalir gagal, semenjak awal karena kami nilai ini sangat mustahil terjadi dan seakan-akan mengganggu PLTMH yang ada di kawasan itu, ujarnya

Hasil investigasi yang kami lakukan bahwa proyek tersebut, merupakan proyek tahun tunggal bukan Multi Years yang seharusnya pekerjaan ini selesai bulan Januari kemarin 2017 dan sudah dapat di rasakan masyarakat batumassong, namun sampai bulan November ini belum juga di rasakan asas manfaatnya sama masyarakat.

Terus kami pertanyakan kepihak terkait, “apakah kontraktornya di denda” namun pihak pertanian sebagai lining sektor pekerjaan ini terkesan tidak mampu membuktikan dan mentrasfansikan masalah ini dengan demikian,ungkapnya.

” kami akan mengambil langkah yang tegas dan akan segera melaporkan proyek tersebut kepada pihak penegak Hukum ”

Sementara itu Irzan akbar mengatakan bahwa ”dugaan Kasus ini tidak boleh di diamkan dan kami akan melakukan pelaporan kepada penegak hukum”,ujar Irzan.(syam)

Tags : BantaengPersoalkan Pipa

Leave a Response

*