close
HUKUM

MERASA DI SEKAP PT USAHA BERSAMA SEJATI WARGA NGANJUK MENGADU KEPADA LPK YAPERMA

PRN SURABAYA – Apes …dirasakan oleh Nurdiono warga Nganjuk, dalam ekonomi pas-pasan dan istri tergiur iming-iming kerja cepat dan gaji besar harus menunggu di penampungan sekian lama dan tidak ada kejelasan. 14/2.

Berawal dari tawaran kerja sebagai Pembantu Rumah Tangga/babby sister terhadap Ambar Rusiani (42) dan Tiara Nisnawati (30) dengan gaji besar dan 2-3 hari sudah bekerja dan penawaran ini  dilakukan oleh Petugas Lapangan dari PT USAHA BERSAMA SEJATI, akhirnya mereka berdua tertarik dan mendaftar dan wajib menunggu di penampungan jl. Klampis Anom Surabaya dengan diikat perjanjian kalau belum dapat job pekerjaan dan keluar harus membayar denda Rp.800.000,-.

Lebih lanjut menurut Nurdiono tak lain adalah suami Ambar, dirinya merasa adanya kejanggalan, waktu penawaran awal katanya hanya menunggu 2 hari sudah kerja, namun ditunggu sampai satu minggu lebih masih belum ada kabar.

Masih dalam keterangan Nurdiono, melihat adanya kejanggalan dan keterangan istrinya melalui selulernya bahwa sudah banyak korban calon pekerja yang terkatung-katung dan akhirnya keluar dengan bayar denda 800 ribu, maka dirinya bermaksud menjemput istrinya dan keponakannya (Tiara Nisnawati,red) malah Nurdiono dan kawannya “disekap” dalam gedung penampungan.

“Saya mau jemput istri dan ponakan kok malah disekap 2 jam, pintu gerbang di gembok” jelas Nurdiono.

Sementara menurut Fika selaku staf PT USAHA BERSAMA SEJATI saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan perihal penggembokan pintu saat Nurdiono didalam penampungan, hal ini dengan alasan pihaknya tidak bermaksud untuk menyekap Nurdiono dan kawannya, dirinya hanya ingin calon pekerja ini membayar denda per orang 800 ribu kalau ingin keluar.

Melihat fakta ini Moch Ansory Ketua Umum YAPERMA berpendapat bahwa apa yang dilakukan oleh pihak PT Usaha Bersama Sejati sudah masuk dalam rana pidana penyekapan dikarenakan sudah melakukan perampasan hak kemerdekaan seseorang. Hal ini diatur dalam Pasal 333 KUHP Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang, atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun.

Ansory juga menambahkan, semestinya kalau alasannya peraturan bagi calon pekerja hendak keluar harus bayar denda 800 ribu, ya pihak PT mestinya menahan calon pekerjanya saja, bukan menahan tamu andaikan tamu ini bikin rusuh atau arogan semestinya pihak PT lapor kepada pihak yang berwajib, bukan malah mengembok pintu. (Red)

Tags : Disekap PerusahaanSurabaya

Leave a Response

*