close
NUSANTARA

Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Bupati Bantaeng: “Jangan Sampai Ada Penimbun”

PRN Bantaeng –  (19/03). Pemerintah Kabupaten Bantaeng, telah dan terus melakukan langkah-langkah cepat dalam rangka mengantisipasi dampak dari terjadinya pandemik Covid-19. Kali ini Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, serta para unsur Forkopimda dan Kepala SKPD terkait turun langsung memantau ketersediaan bahan pokok, di Gedung Bulog, Jl. Andi Mannappiang, Kamis Pagi.

“Pemerintah pastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi untuk masyarakat, terutama kebutuhan terhadap bahan pokok beras”, ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Bantaeng, Meyriani Madjid.

Stok beras yang dimiliki oleh Kabupaten Bantaeng dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat sampai enam bulan ke depan. Meskipun tidak ada panen, ketersediaan bahan pokok beras tetap surplus, bahkan Bantaeng masih menyuplai beras ke beberapa daerah.

Sementara itu ketersediaan gula di Kabupaten Bantaeng dikatakan cukup untuk kebutuhan masyarakat sampai satu minggu ke depan. Dimana saat ini gula menginjak harga 17.000 / 18.000 per kilo.

Bupati menghimbau kepada para pedagang di pasar untuk membatasi penjualan gula agar tidak terjadi panic buying sehingga kebutuhan masyarakat tetap aman. Apalagi mengingat bahwa kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. “Kita harus membatasi pembelian stok, jangan sampai ada oknum yang berusaha melakulan penimbunan atau memainkan harga yang kemudian membuat persediaan bahan pokok menjadi tidak stabil”, kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bantaeng didampingi oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, para unsur Forkopimda, para Asisten, serta para Kepala SKPD terkait.(syam cbl)

Tags : BantaengStok Jangan Ditimbun

Leave a Response

*