close
LAWAN KORUPSI

Diduga Pemdes Kalianget Barat Tidak Mengikuti Surat Edaran Pemkab Sumenep.

PRN SUMENEP | Dalam situasi covid-19 ini, semua masyarakat merasakan goncangan dalam dampak ekonomi, sehingga pemerintah kabupaten Sumenep melalui Surat Edaran (SE) Sekretaris daerah kabupaten Sumenep, nomor 460/268/435 103.1/2020, pertanggal 14 Mei 2020.

Dalam SE tersebut diharapkan kepada semua Pemerintah Desa (Pemdes) untuk melakukan pendataan warga terdampak covid-19 dengan kriteria seperti, Guru ngaji, Buruh harian/Kuli/Buruh tani, Sopir angkot, Sopir ojek/Ojek online, Tukang becak, Nelayan, Pedagang kaki lima, Pekerja seni, Awak media, dan lain lain.

Surat Edaran Kabupaten Sumenep Melalui Sekda

Kenyataan sekarang di lapangan, dari hasil investigasi dan informasi masyarakat setempat kepada awak media bahwa, masih banyak warga yang berprofesi Pekerja harian/Kuli, Sopir, Awak media, Lansia, Yatim-piatu yang ada di desa Kalianget Barat sampai saat ini tidak mendapatkan Bansos tersebut.

Dalam situasi seperti sekarang ini, hal itu akan berdampak terjadinya gejolak di kalangan masyarakat bawah, karena ada beberapa warga yang sudah meninggal di desa Kalianget Barat masih terdaftar menjadi penerima bansos tersebut, dan warga yang benar benar miskin malah tidak terdaftar menjadi penerima bansos.

Persoalan tersebut sudah kami sampaikan, melalui nomor telepon yang tertera di gambar yang tersebar di medsos yang bertuliskan ‘PENYALURAN BANTUAN TIDAK TEPAT SASARAN DAN KELUHAN LAPORKAN PADA KAMI: 085234272695, 082330482368, 082336777104, 082331933387’. Tapi tidak ada respon.

Sedangkan konfirmasi awak media melalui Wa dengan Suharto Kades Kalianget Barat, terkait solusi bagi warga yang tidak mendapatkan seperti, pekerja bangunan, Sopir, pedagang kecil, Yatim-piatu kurang mampu, awak media sesuai dari SE Pemkab Sumenep, cuma hanya di baca dan tidak ada respon. 29/05/2020. (Erfandi).

Tags : Edaran DiabaikanSumenep

Leave a Response

*