close
LAWAN KORUPSI

Beras Bantuan Pandemi ‘Berkutu’ LPK-RI Adukan ke Kejaksaan

PRN TANGERANG | Sungguh keterlaluan pemerintah menganggarkan bantuan untuk rakyat Indonesia yang terdampak covid-19 terbilang tidak sedikit, namun fakta dilapangan Pemkot Tangerang salurkan bantuan beras berkutu kepada warga terdampak dan LPK-RI melaporkan kejadian ini ke Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. 10/6/20.

Dari informasi yang didapat semestinya beras premium yang disalurkan buat bantuan ke warga namun pada kenyataannya beras nai busuk dan berkutu tidak layak dikonsumsi.

Kepada Pena Rakyat News Abdul Jalil selaku ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) bantuan beras dari pemerintah kota Tangerang tidak sesuai standard operasional dan tidak layak dikonsumsi.

Masih menurut Jalil, laporannya ke Kejaksaan terkait dugaan pemerintah kota Tangerang dalam penyaluran beras yang tidak layak di konsumsi sesuai bukti yang di dapatkan di berbagai wilayah seperti wilayah Cimone, Buaran Indah, Pinang, Periuk, Cibodas. Ungkap Jalil.

“Kami minta pihak Kejaksaan tegas dalam menindak lanjuti pengaduan kami, pasalnya dapat dipastikan terdapat kecurangan didalamnya” ucap Abdul Jalil.

Sementara Biro Hukum LPK-RI Ali Mitro SH.MH menjelaskan, persoalan penyaluran beras harus di usut sampai tuntas karena Sesuai hasil konfirmasi pihak LPK-RI ke Bulog dan Ketahanan Pangan Kota Tangerang ( KETAPANG), bahwa beras yang disalurkan oleh Pemkot Tangerang beras pengadaan tahun 2015.

Masih dalam keterangan Ali Mitro SH.MH. dirinya kecewa kejadian ini, pasalnya saat ini warga terdampak Corona sangat membutuhkan sekali bantuan dari pemerintah dalam bentuk apapun, namun pemerintah kota Tangerang juga harus sadar apakah bantuan itu dapat dinikmati apa malah membuat sakit warga. Toh anggaran Covid ini tidak sedikit.

Dengan kejadian tersebut Ali menduga ada indikasi penyalahgunaan anggaran, menurutnya begitu anggaran masuk, kenapa beras yang di salurkan beras yang sudah ada jauh sebelum covid-19, artinya masa musibah covid-19 tahun 2020, akan tetapi beras yang di salurkan sejak tahun 2015 sampai dengan 2019.

Laporan LPK-RI kepada kejaksaan Kota Tangerang dengan No 015.05/LP/LPK-RI.TNG/VI/2020, terkait dugaan perbuatan curang penyaluran beras bantuan pandemi covid-19 tersebut Ali meminta kejaksaan penegak hukum kasus ini harus menjadi prioritas dengan mengusut tuntas oknum yang bermain dan tidak bertanggung jawab, Pungkasnya. (Jl).

Tags : Beras BetkutuTangerang

Leave a Response

*