close
HUKUM

Perkara Dugaan Penipuan HP di Jalan Sawah Geger Puri ‘Dipertanyakan’

PRN MOJOKERTO | Berdasarkan informasi yang berkembang di wilayah hokum kecamatan Puri perkara yang dugaan pencurian Handpone milik gadis warga Jombang yang diduga dilakukan oleh warga Tampungrejo kecamatan Puri menuai banyak pertanyaan terkait proses hukumnya.

Dari keterangan yang dihimpun oleh redaksi, didapati statemen Ketua RW Geger yang akrap dipanggil Cak Nun, dalam keterangannya kepada Pena Rakyat News cak Nun lah yang awal menerima informasi adanya kejadian adanya perempuan yang berteriak meminta tolong di jalan area persawahan dusun Geger desa Plososari yang diperkirakan tanggal 5/8/2020 jam 22.00 wib.

Lanjut cak Nun, sebut saja Melati (bukan nama sebenarnya, red) adalah warga Kudu Jombang yang meminta tolong kepada warga Geger Plososari karena merasa HP nya telah di tipu dan dibawa lari oleh Dwiki (nama samaran, red) warga Tampungrejo kecamatan Puri dengan modus Dwiki menjatuhkan sandalnya dan Melati diminta untuk mengambilnya, selanjutnya Dwiki kabur meninggalkan Melati dengan membawa HP milik Melati yang disimpan di laci sepeda motor yang dikendarai Dwiki. Ungkap Cak Nun.

“ Kasus ini juga aneh mas, coba dipikir apa Melati ini anak perempuan baik-baik, pasalnya Melati ini pengakuannya kenal banyak pemuda sini dan ini malam-malam kok masih berada di Geger ? “

Sementara informasi lebih dalam dari keluarga Pelaku yang tidak bersedia disebut namanya, Dwiki saat ini ditahan di Polsek Puri kurang lebih sejak tanggal 6/8/2020 dengan dugaan tindak pidana Penipuan dan penggelapan, sementara keluarga Dwiki sudah berupaya semaksimal mungkin untuk meminta keluarga korban agar bersedia mencabut perkaranya namun terkesan sia-sia.

Lebih lanjut menurut  Aiptu Sutono selaku Kanit Reskrim Polsek Puri Mojokerto dalam keterangannya melalui selulernya kepada redaksi Pena Rakyat News (13/8/2020) membenarkan kejadian penahanan Dwiki warga Tampungrejo atas dugaan Penipuan yang dilakukan terhadap Melati gadis warga Kudu Jombang, dan  Aiptu Sutono saat ini sedang mempercepat proses penyidikannya agar segera dapat diproses hokum lebih lanjut. (sh07/tim).

Tags : MojokertoPencurian Handpone

Leave a Response

*