PRN SIDOARJO | Warga Seketi digegerkan oleh bau busuk menyengat dari aliran sungai yang semula berwarna bening berubah menjadi warna putih dan berbau menyengat, alhasil berdampak pada baku mutu air bersih berubah atau air sumur berubah warna menjadi kuning dan warga Seketi hanya bisa mengeluh kesal.
Kepada Pena Rakyat News warga Seketi sebut saja Edik (bukan nama sebenarnya, red) beserta warga lainnya menyampaikan kekesalannya terhadap bau busuk dan dampak pembuangan limbah dialiran sungai di desanya, pasalnya selain limbah cair yang dihasilkan dari PT MMT yang terlihat langsung dialirkan ke sungai Seketi dan berbau yang tidak sedap, juga berpengaruh pada sumber air yang berubah warna menjadi kuning yang jelas sangat merugikan kesehatan.
Edik melanjutkan bahwa dirinya beserta warga yang lain sangat kecewa dengan kebijakan yang diberikan oleh perangkat desa dari tingkat Rukun Tetangga (RT), Rukun warga (RW) dan lainnya. Hal ini terbukti bahwa pihak RT dan RW diduga ada main mata dengan pihak perusahaan, pasalnya terlihat Sukir selaku ketua RT 03 saat dikomfirmasi warga dan awak media dengan nada kasar Sukir menjawab bahwa semua sudah diklarifikasi ke perusahaan.
Klarifikasi berlanjut kepada Abdul Yatim selaku ketua RW 06, hal serupa seakan sudah setingan antara Ketua RT dan Ketua RW berlagak sinis dan terkesan berpihak kepada perusahaan, semua terlihat dari tutur kata dan sikapnya dalam menghadapi warga dan awak media, kekonyolan sikap yang ditunjukkan oleh ketua RW 06 adalah setelah menanyakan identitas awak media dan dirinya tidak mau memberikan keterangan apa-apa
“ Maaf sampaian siapa dan dari mana ? Kalau sampaian yang Tanya saya tidak mau menjawab sebab sampaian orang asing “
Sementara karena tidak puas dengan jawaban ketua RT 03 dan RW 06 yang terkesan tidak berpihak kepada warga Seketi yang terdampak limbah cair dari PT MMT, awak media mencoba menemui Anang Ariyanto selaku Pj. Kepala Desa Seketi, dalam keterangannya Anang mengungkapkan bahwa terkait keluhan warga ini dirinya sudah menyampaikan dan melaporkan kepada DHLK dan berbagai upaya sudah dilakukan oleh Anang seperti halnya meminta hasil Lap kepada dinas lingkungan hidup dan kordinasi dengan kepala desa lainnya seperti halnya desa Jambaran. Tegas Anang Ariyanto.
Lebih lanjut menyikapi hal ini Sunyoto selaku Ketua Komunitas Jurnalis Sidoarjo Barat (KJSB) yang didalamnya terdapat ratusan media online dan cetak akan terus mengawal warga Seketi yang berniat membuat surat pengaduan resmi dan ‘siap’ mengawal pemberitaan terkait limbah B3 yang bersumber dari PT MMT. Pungkas Sunyoto. (Yuli)

