close
POLITIK

Ketua PW IPNU Jawa Timur : Tujuan Didirikannya KAMI ini Masih Samar atau Bias

PRN SURABAYA |  Deklarasi Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Timur yang dideklarasikan beberapa waktu lalu ikut mendapatkan respon dari tokoh pemuda NU Jawa Timur.

“Tujuan didirikannya KAMI ini masih samar atau bias.” menurut Ketua PW IPNU Jawa Timur, Choirul Mubdtadiin, Rabu [9/9/2020]

Yang tidak disepakati dari gerakan KAMI ini, karena KAMI merupakan gerakan politik yang seolah-olah untuk kepentingan masyarakat. Jika dilihat beberapa tokoh deklaratornya seperti Din Syamsudin, Gatot Nurmantyo. Adanya nama tersebut, bisa dilihat itu merupakan gerakan bias dari kelompok sakit hati pasca Pilpres.

“Jangan sampai kelompok ini berkembang, hingga berpotensi membuat kekacauan di Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya” lanjutnya.

Gerakan tersebut seolah-olah memiliki arti menyelamatkan Indonesia dengan cara menyampaikan pemerintahan saat ini gagal hingga perlu diselamatkan.

Sebagai Tokoh Pemuda NU yang peduli akan persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI, ketua IPNU Jawa Timur berharap KAMI ini segera dibubarkan karena selain dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat, juga tidak mempunyai badan hukum yang jelas.

Statmen/Pendapat dari warga NTT di Surabaya yang tergabung dalam FLOBAMORA (Persatuan warga NTT) yang berjumlah sekira 9000 orang di Surabaya yang di wakili pengurus dan penasehat umum warga NTT atas nama dengan PAULUS SILVANUS MENGGA yang intinya dengan tegas menolak adanya KAMI karena dinilai Makar kepada NKRI mengingat NKRI harga mati. (Okta).

Tags : Dinilai MakarSurabaya

Leave a Response

*