26 C
Mojokerto
BerandaKRIMINALYaperma Lawan Percobaan Perampasan Unit Kendaraan Konsumen Oleh Debtcollector Adira

Yaperma Lawan Percobaan Perampasan Unit Kendaraan Konsumen Oleh Debtcollector Adira

PRN JAKARTA| Aksi Debtcollector Adira dalam percobaan perampasan kendaraan nasabah tidak sesuai aturan hukum mendapat perlawanan dari Yaperma. Kejadian terjadi pada hari selasa 30 Maret 2021, pukul 14 di sebuah parkiran sekitaran wilayah Sunter.

Kejadian tidak menyenangkan dialami oleh pemilik kendaraan sepeda Motor Yamaha Aerox bernama Darmanto yang tidak lain adalah nasabah leasing Adira.

Kepada PRN, disampaikan kronologi kejadian sebagai berikut. Pada saat di parkiran pak Darmanto didatangin 4 orang yang tidak dikenal mengaku suruhan dari PT Adira untuk menarik dan menggiring datang ke kantor untuk menyelesaikan tunggakan yang ada di Adira.

Pada saat itu terjadi negosiasi antara debtcollector dengan yang bersangkutan. Dalam obrolan tersebut nasabah tidak bersedia digiring ke kantor Adira. Sehingga negosiasi tidak menemukan solusi.

Merasa diintimidasi, Nasabah akhirnya mengadu ke lembaga perlindungan Konsumen Yaperma.  Mendapat aduan, seketika anggota Yaperma Jakarta Barat, Herman, langsung menuju lokasi.

Mencoba ditengahi oleh lembaga perlindungan konsumen, debtcollector yang tidak paham tentang hak konsumen tidak mengabaikan sama sekali anjuran Yaperma.

Oleh karena tidak ada solusi, anggota Yaperma memutuskan untuk mengabaikan keberadaan jasa debtcollector suruhan Adira dan membawa konsumen meninggalkan lokasi menuju kantor Lembaga.

Diluar dugaan, ketika hendak meninggalkan lokasi, debtcollector meneriaki konsumen dan anggota Yaperma dengan sebutan maling.

“Diteriaki maling.. maling..,” kata Herman menirukan debtcollector.

Teriakan ini akhirnya mengundang perhatian warga, beruntung pada waktu bersamaan melintas mobil patroli sehingga kericuhan dapat dihindari.

Terkait tindakan ini, didampingi Yaperma, Darmanto, yang juga merupakan wartawan media online melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanjung Priok dengan dugaan pasal 310-321, 335 KUHP terkait pencermarkan nama baik, ancama keselamatan nya dan perbuatan tidak menyenangkan. (Red)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya