PRN MADIUN| Dewan Perwakilan Rakyat Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna bersama Pemerintah Kota Madiun dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Kota Madiun Atas Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 diruang sidang DPRD Kota Madiun,Jumat 16/4/2021.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun dan dihadiri oleh Wakil DPRD Kota Madiun, Walikota Madiun, Wakil Walikota, anggota DPRD Kota Madiun, Forkopimda, dan OPD.
Sejumlah pertanyaan dari fraksi fraksi DPRD Kota Madiun mengemuka salah satunya terkait sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA) tahun 2020 yang jumlahnya cukup besar dibandingkan tahun anggaran 2019 meski begitu anggota DPRD sepakat dan memahami bahwa hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Meski begitu Pemerintah Kota Madiun berpatokan terhadap penilaian dan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) seperti diketahui tahun ini Pemerintah Kota Madiun mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan penggunaan anggaran tahun 2020.
Walikota Madiun Maidi menuturkan selama 2020 banyak kegiatan yang tidak terlaksana karena berbagai pembatasan akibat Covi-19 sehingga banyak anggaran di OPD untuk membiayai program dari kegiatan tidak terserap.Hasil audit BPK adalah standar dan penyerapan anggaran yang tidak maksimal ini tidak hanya terjadi di Kota Madiun tapi juga mempengaruhi seluruh daerah lainya di Indonesia.
Kota Madiun berhasil memberikan laporan keuangan pertama kali dari seluruh daerah di Jawa Timur dan mendapatkan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini yang luar biasa,terang Walikota Maidi.
Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra menyampaikan hal yang serupa meski terjadi Silpa yang cukup besar namun seluruh anggota dewan dapat memaklumi sebab pandemi Covid-19 tak dapat dihindari dan menyebabkan refocusing anggaran yang cukup besar, tahun lalu karena adanya pandemi ini terjadi perubahan anggaran cukup besar yang menyebabkan Organisasi Perangkat Daerah kesulitan menyerap anggaran ini yang kami maklumi, harapanya tahun ini penggunaan dan penyerapan anggaran bisa terlaksana lebih baik, terang Ketua DPRD Andi Raya. (Toni)

