PRN Bekasi | Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB) DKI Jakarta, yang sering dikenal dengan sebutan POPB DKI Jakarta.POPB adalah salah satu program Dispora DKI Jakarta. POPB merekut atlit – atlit dengan kategori usia 10 – 14 Tahun, yang merekrut kurang lebih 750 atlit dari berbagai cabang olahraga.
Terkhusus Cabang Olahraga Gulat mulai bergerak melakukan pembinaan lagi yang sudah 1,5 tahun fakum. Adapun mekanisme untuk bisa berlatih adalah dengan melakukan test antigen atau swab setiap 2 minggu sekali baik Atlit maupun Pelatihnya. Dan bila hasilnya negatif maka atlit beserta pelatihnya boleh mengikuti latihan.

Olahraga Gulat adalah salah satu, olahraga andalan DKI Jakarta, diliput dari gedung olahraga PPOP DKI Jakarta yang terletak di PPOP Jakarta, Jalan Harsono RM, Pasar Minggu, RT.9/RW.7, Ragunan, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550.
Selanjutnya awak media menemui salah satu pelatih Cabor Gulat POPB DKI Jakarta, pria hitam manis yang kerap kali si sapa Coach Yoland menyampaikan, “Alhamdulillah dengan dimulainya latihan ini , pertama anak sudah bisa berlatih lagi secara tatap muka dan itu merupakan kebanggan dari saya sebagai pelatih, bisa menyalurkan lagi bakat saya yang sudah 1,5 tahun tidak kembali ke matras dikarenakam pandemi corona”.
“insya alloh semuanya akan kembali normal, alhamdulillah sekarang sudah bisa mulai kembali berlatih, walaupun melalui bwberapa tahapan setiap akan berlatih” ujar asisten pelatih Imbran Bachtiar Hidayat.
Sebut saja Rina, Ibu berparas manis dengan kerudung pink yang kebetulan salah satu wali atlit cabor gulat POPB DKI Jakarta mengatakan “Suatu kebanggan kembali saya bisa mengantar putri kecilku Fadillah Shofi Hidayat yang kebetulan atlit Gulat POPB DKI Jakarta, sekalian ngantar abangnya Ammar Hakim atlit Cabor Gulat PPOP DKI Jakarta”.
Pelatih Senior Gulat Pelatda DKI Jakarta Coach Antoni yang kebetulan juga adalah Wasekum Pemprof PGSI DKI Jakarta, menyampaikan pendapatnya mengenai berlatihnya kembai Tim Gulat POPB DKI Jakarta “semoga ketertinggal fakum selama 1 tahun bisa mengejar prestasi yang tertunda karena covid, apalagi ketua pemprof PGSI DKI Jakarta Gian F Sitorus telah menginstrukaikan kepada seluruh 6 wilayah pemkot PGSI DKI Jakarta untuk mengaktifkan pembinaan gulat usia dini” ujarnya. (Imbran)

