32.8 C
Mojokerto
BerandaBISNIS, EKONOMIPenanaman Jagung Pola Kemitraan Dengan PT. MHD Joyo Lebih Menguntungkan

Penanaman Jagung Pola Kemitraan Dengan PT. MHD Joyo Lebih Menguntungkan

PRN Malang | Pola kemitraan dalam pertanian di mana sinergitas terjalin antara petani dan perusahaan, sangat baik diterapkan dalam berbagai komoditas. Seperti yang dilakukan PT. MHD Joyo bersama tiga pilar mengajak program kemitraan dengan para petani untuk menjaga ketahanan pangan.

Wilayah yang menjadi prioritas program kemitraan antara lain PT. MHD Joyo dengan petani meliputi Malang, Blitar, Pasuruan, Kediri dan Tulungagung. Dengan produk penanaman jagung.

Gus Mahmud selaku pimpinan PT. MHD Joyo menuturkan bahwa kemitraan yang ditawarkan ke petani meliputi penanaman jagung pipil glondong dan jagung tebon.

“Risiko kerugian dari pihak petani dapat diminimalisir, meningkatkan hasil produksi dan otomatis menambah penghasilan, sehingga para petani lebih sejahtera” tuturnya.

“Jadi PT. MHD Joyo memberi bantuan benih biji berjenis Bhineka 1708 dan pupuk Biota, setelah panen, hasilnya langsung dibeli oleh PT MHD Joyo. Kita tinggal siapkan lahan dan tenaga saja”, kata Gus.

Masih menurut Gus Mahmud, sebagai percontohan pertama ada di desa Rangeh Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan dengan lahan 1 hektar yang biasanya menghasilkan panen jagung tebon 50 ton.

“Dengan menggunakan benih Bhineka 1708 dan pupuk Biota dengan model kemitraan yang ditangani oleh PT. MHD Joyo panen meningkat menjadi 70 ton. Dengan biaya pupuk dan obat hemat hampir 30 persen”, jelasnya.

Dan untuk jagung pipil kering yang semula dari lahan 1 hektar mampu mengasilkan 8 sampai 10 ton, meningkat menjadi 12 hingga 13 ton. Dan jagung glondong yang semula 10 hingga 10 ton meningkat menjadi 13 sampai 18 ton.

Sementara terkait model kemitraan yang di terapkan dari hulu ke hilir pihak PT. MHD Joyo mengusung slogan “Petani Sejahtera Negara Makmur”. Dengan slogan tersebut, bukan hanya retorika, tetapi petani diajak bersama-sama secara langsung dengan berbagai fasilitas.

“Kita berikan fasilitas pemberian benih, pupuk, biaya olah lahan, pendampingan sampai masa panen dengan harapan keberhasilan yang memuaskan. Dan hasil panen kita beli dengan harga yang memuaskan” ungkapnya.

“Selain itu, ada program umroh dan haji yang diperuntukkan ke petani dengan biaya dan cara pembayaran yang fleksibel, berangkat dulu baru bayar” jelas Gus Mahmud. (Ila).

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya