PRN SUMENEP | Terkait minimnya tempat pembuangan sampah di area Kecamatan Kalianget, Masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) harus punya kesadaran dan kepedulian terhadap membuang sampahnya di sembarang tempat.
Pembuangan sampah di sembarang tempat tersebut, pastinya akan menimbulkan dampak negatif yang merugikan orang lain khususnya bagi warga yang berada di sekitar tempat pembuangan sampah tersebut.
Berdasarkan aduan masyarakat dan dalam pantauan awak media PRN Biro Sumenep, sampah tersebut berserakan di sepanjang jalan raya Kalianget – Kota Sumenep, yang mengakibatkan pemandangan kumuh, bersarangnya wabah penyakit dan bau tidak sedap.
Adanya informasi dan aduan masyarakat terkait sampah tersebut, sesuai slogan atau tagline “Bismillah Melayani,” Pemkab Sumenep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, langsung menggerakkan pasukannya untuk membersihkan dan mengangkut sampah tersebut.


Ernawan Utomo M. SI., selaku PLT Kepala DLH, mengharap kepada masyarakat untuk tidak membuang sampahnya disembarang tempat, demi untuk terciptanya kebersihan, kesehatan dan kenyamanan bersama.
“Ini teman-teman pasukan khusus dari DLH sudah melakukan pembersihan di beberapa lokasi penumpukan sampah di Kalianget, maka dari itu kami berharap mudah-mudahan ke depan masyarakat sekitar tidak lagi membuang sampahnya di lokasi tersebut,” ujarnya, Kamis 28/10/2021.

Maka dari itu, Ernawan Utomo M. SI, meminta peran aktif dari masyarakat dan Kepala Desa setempat untuk ikut berperan aktif dalam pengelolaan sampah masyarakat.
“Kami minta kepada masyarakat dan Kepala Desa sekitar untuk ikut aktif berperan terhadap pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing,” pintanya.
Selain itu, Lembaga KPK Markas Wilayah Sumenep, berharap dengan adanya anggaran CSR PT. Garam Persero dan anggaran DD bisa sebagian di alokasikan untuk penanganan pengelolaan sampah masyarakat sekitar. Dan tempat pengelolaan sampah yang di bangun oleh Pemerintah di Desa Kalimo’ok bisa di manfaatkan bersama guna untuk pengelolaan sampah masyarakat. (Deddy/Erf)

