24.8 C
Mojokerto
BerandaHIBURAN, SENI & BUDAYATKBM Pelabuhan Kalianget Kecewa Kadesnya Tidak Hadir Pada Maulid Nabi.

TKBM Pelabuhan Kalianget Kecewa Kadesnya Tidak Hadir Pada Maulid Nabi.

PRN SUMENEP | Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan Kalianget menggelar maulid Nabi Muhammad S.A.W, di area kantor Pelindo III yang berada di pelabuhan Kalianget III, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, ujung timur pulau Madura, Rabu malam 17/11/2021.

Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat sekitar, yang dihadiri oleh Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, Wakil Bupati Sumenep dan Forkopimcam Kalianget, Dirut BUMN PT. Garam Persero, serta General Manager Pelindo III Kalianget, cuma Kades Kalianget Timur yang tidak hadiri tanpa mengutus perwakilannya.

Sekedar untuk diketahui anggaran kegiatan tersebut, berasal dari sumbangan TKBM pelabuhan Kalianget dan partisipan dari penumpang kapal kepulauan dan daratan memberikan sedikit rejekinya, yang diakomodir oleh TKBM pelabuhan Kalianget.

Tanpa kehadiran Kades Kalianget Timur tidak mengecilkan semangat tim TKBM. Terbukti kegiatan tersebut, TKBM pelabuhan Kalianget mampu membagikan santunan kepada para anak Yatim-piatu, fakir miskin dan duafa, semoga pemberitaan santunan tersebut bisa menjadi motivasi kepada orang muslim yang lebih mampu dari kondisi TKBM, khususnya bagi Pemerintahan Desa setempat.

Dalam sambutan Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, menyampaikan bahwa dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad S.a.w, yang digelar oleh TKBM pelabuhan Kalianget mendapatkan apresiasi. Karena derajat sekelas tenaga kerja bongkar muat mampu menggelar Maulid Nabi Muhammad S.a.w dan juga mampu memberikan santunan.

“Atas nama Pemkab Sumenep, kami mengapresiasi kepada tim TKBM yang mana telah mampu menggelar maulid Nabi Muhammad S.a.w, semoga santunan yang diberikan kepada anak Yatim-piatu mendapatkan barokah dari Allah SWT,” ucapnya.

Dengan lahirnya Nabi Muhammad S.a.w, di muka bumi ini yang pertama membawa agama Islam. Para kaum perempuan harus banyak bersyukur karena dengan dilahirkannya Nabi Muhammad S.a.w, para kaum perempuan sudah di selamatkan dari pembunuhan di zaman jahiliah.

Dalam sejarah islam mencatat pada zaman jahiliah kaum perempuan seperti tidak ada nilainya. Jika seorang ibu melahirkan anak perempuan, maka dianggap sebagai aib keluarga. Sehingga ada yang dengan kejam mengubur bayinya hidup-hidup.

Setelah Islam datang, keadaan berubah menjadi seratus delapan puluh derajat. Perempuan yang tadinya dihinakan menjadi begitu sangat dimuliakan, bahkan derajat perempuan bisa lebih tinggi tiga tingkat dibanding laki-laki. Karena dipandangan Islam, seorang ibu menjadi pintu surga bagi anak-anaknya.

Selain itu, Wabup menyampaikan bahwa, Nabi Muhammad S.a.w, diutus oleh Allah SWT untuk memperbaiki akhlak umat manusia di muka bumi. Semoga pada malam ini umat Islam semua khususnya masyarakat Kalianget mendapatkan barokah dari Allah SWT.

Pada kesempatan yang sama Tim TKBM pelabuhan Kalianget menyampaikan rasa kecewa kepada Kades Kalianget Timur, karena tidak menghadiri kegiatan maulid yang digelar TKBM di Desa Kalianget Timur. Sedangkan TKMB sudah memberikan undangan khusus kepada Kadesnya selaku Pemimpin Desa Kalianget Timur.

“Kami selalu tim TKBM, merasa kecewa dengan Kades Kalianget Timur yang tidak mau hadir tanpa mengutus perwakilan, sedangkan Wakil Bupati Sumenep bisa menyempatkan waktunya untuk hadiah mau berbaur dengan profesi tukang kuli bongkar muat,” kesalnya.

Berdasarkan Konfirmasi awak media dengan Kades Kalianget Timur melalui chat WhatsApp, Kades Kalianget Timur mengatakan dalam kondisi sakit.

“Mohon maaf saya sakit panas dingin, mohon maaf yang sebesar-besarnya, undangan Bupati saya juga tidak hadir,” jawabnya.

Sedangkan ditanya kenapa tidak mengutus perwakilan nya? Kades Kalianget Timur engan menjawab chat WhatsApp Wartawan. Sedangkan WhatsApp Kades dalam keadaan online. (ERFANDI)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya