30.8 C
Mojokerto
BerandaNUSANTARABanjir di Beberapa Lokasi di Denpasar, Ini Penjelasan Pihak Terkait!

Banjir di Beberapa Lokasi di Denpasar, Ini Penjelasan Pihak Terkait!

PRN DENPASAR| Banjir terjadi di beberapa lokasi di Denpasar, diantaranya taman Kumbasari, Depan Pasar Badung, dan Jembatan Gajah Mada. Kabag Pembersian taman dan Kabid Cipta Karya sebut penyebanya adalah curah hujan yang tinggi di hulu sungai. Rabu (9/12/2021).

Dihubungi via WhatsApp, kabag Pembersian taman Kumbasari, Wayan Adiyasa membantah bahwa volume air yang besar merupakan air bah. Menurutnya volume air yang banyak dan curah hujan yang tinggi merupakan penyebab utama.

Lebih lanjut disampaikan bahwa akibat kejadian ini, beberapa fasilitas taman tergerus air namun tidak menyebabkan kerusakan berarti.

“hanya sedikit taman yang tergerus hanya 5 sampai 6 meter, dan langsung kami perbaiki, untuk kerugian di bilang tidak ada, taman yang tergerus bisa kami urug kembali dengan tanah dan di tanam ruput kembali,” kata Wayan.

Lanjut, kepala kebersihan taman, banjir di kota Denpasar lebih banyak kiriman dari hulu, kejadian seperti ini sudah sering kali terjadi di denpasar, hanya hujan gerimis saja sungai Tukad Badung naik.

Dayu tri suci, Kabid Cipta Karya Dinas PU kota Denpasar membenarkan terkait air bah kemarin, kita tidak bisa melepas dari curah hujan dengan intensitas tinggi yang hampir terjadi di semua kabupaten/ kota.

Kota Denpasar yang terletak di hilir menjadi penampungan debit air pada sungai Tukad Badung dari Kabupaten Badung. Dijelaskan kondisi air kemarin di sunggai tukad badung memang cukup besar karna merupakan saluran pembuangan dari beberapa anak sungai dan saluran Draenase tepi jalan yang bermuara ke tukad badung.

Peningkatan air tukad Badung terutama pada penataan sungai taman Kumbasari tidak berpengaruh besar terhadap kerusakan sarana dan prasarana yang ada, cuma rumput yang rusak akibat tertimbun sedimentasi yang di bawa air sedangkan fasilitas lain nya masih dalam kondisi aman.

“besok kami mengadakan pengecekan ke lapangan,” kata Kabid.

Menurut pantauan media kejadian banjir kemarin banyak disebabkan saluran tersumbat karna sampah kiriman dan kepala Pembersihan taman kumbasari wayan adiyasa sependapat dengan kabid sumberdaya air ibu Dayu trisuci.

“masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan, mari warga kota denpasar selalu menanam sejak dini tertib membuang sampah,” himbau Kabid.

 

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya