23.8 C
Mojokerto
BerandaOPINIKetum SNI Semakin geram soal Minyak goreng: Kok malah sibuk urus hiburan...

Ketum SNI Semakin geram soal Minyak goreng: Kok malah sibuk urus hiburan di Mandalika

PRN Banyuwangi | Analisis Politik, Ketua Umum Aliansi Solidaritas Negara Indonesia (SNI ), Raden Teguh Firmansyah kembali melontarkan kritik Keras kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait makin sulitnya minyak kelapa sawit di pasaran. Menurutnya, fenomena ini ibarat tikus mati di lumbung padi.

Ketika Media Pena Rakyat News melakukan wawancara kepada Ketua SNI Raden Teguh Firmansyah mengatakan “mengapa kelangkaan bisa terjadi padahal Indonesia penghasil sawit terbesar dunia, terus minyak gorengnya enggak ada, kan itu pertanyaan orang kemana?”, kata Raden. Jumat 18/03/2022

“Apakah kita mesti naik ke atas pohon sawit untuk sekedar buat gorengan untuk dijual, gitu? ini seperti tikus mati di lumbung padi,” ucap Raden dengan filosofinya.

Menurut Raden Teguh Firmansyah, pentolan Solidaritas Negara Indonesia (SNI). “Seperti diketahui, kelangkaan ini merupakan imbas dari penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh pemerintah, karena itu coba Presiden Joko Widodo untuk berkemah di kebun sawit ketimbang di Ibu Kota Negara (IKN) yang masih absurd, produsen sawit terbesar mustahil jika megalami kelangkaan minyak goreng”, tukas Raden.

Sambung Raden Teguh Firmansyah mengatakan, “Pemerintah sengaja membuat sawit buat pangan dihentikan atau dikecilkan demi kepentingan biodiesel dengan nilai jual lebih tinggi, mestinya Presiden Jokowi camping di kebun sawit supaya lebih tau arahnya ketimbang camping di ibu kota negara dan sibuk mengurus hiburan motoGP, yang menurut saya sangat tidak penting saat masyarakat menanyakan kemana minyak kita”, jelas Raden.

Saya juga menyarankan ajak sekalian pembalap bintang motoGP ikut camping bersama Jokowi di kebun sawit, biar tau negara kita itu tidak kekurangan minyak, karena kita penghasil minyak terbesar di dunia, kalau para bintang pembalap motoGP mau bawa untuk oleh-oleh juga bisa”, tandasnya. (Solikin).

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya