31.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMINSTITUSI POLRI TERGUNCANG…!!! BANYAK OKNUM YANG BEKERJA TIDAK PROFESIONAL HARUS DIPECAT

INSTITUSI POLRI TERGUNCANG…!!! BANYAK OKNUM YANG BEKERJA TIDAK PROFESIONAL HARUS DIPECAT

Berdasarkan 2 (dua) alat bukti yang cukup Polres Malang Diduga Melindungi Para Terlapor dengan cara menerbitkan SP3 yang mencederai hati Rakyat Indonesia.

PRN DEPOK | Berawal dari Tanda Bukti Lapor Nomor : TBL/B/17.01/I/2022/SPKT/POLDA JAWA TIMUR Tertanggal 11 Januari 2022 Presiden RI, Kapolri, Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Malang di Praperadilankan (21-08-2022);

Kepada Pena Rakyat News Moch Ansory, SH memaparkan bahwa dirinya harus melakukan upaya hukum yaitu Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan semata mata hanya untuk mendapatkan keadilan dan kepastian hukum atas perkara pada tanggal 11 Januari 2022 yang lalu, seorang warga Kel/desa Bedali Agung, melaporkan seseorang yang mengaku sebagai Ketua KSU LDS berinisial TJS telah membuat Surat Kuasa yang isinya Tidak benar (Palsu) pada Advokat yang berinisial MS berkantor di Malang.

Berdasarkan Surat Kuasa Palsu tersebut Advokat MS mengirim somasi kepada debitur KSU LDS yang isinya menakut-nakuti Debitur KSU LDS, yang dilakukan seolah-olah Somasi tersebut dikirimkan ke Bapak Kepala KPKNL Malang dan Ketua Pengadilan Negeri Kab. Malang, sehingga Debitur yang disomasi menjadi Stres, lanjut Moch. Ansory.

Moch. Ansory, S.H. juga mendapati TJS telah memberi surat Kuasa Palsu kepada Advokat MS Dkk untuk Bersidang pada Pengadilan Negeri Kepanjen yang teregister No.100/PH/XI/2021 tanggal 16 Nov-2021 PN. Kepanjen, namun Advokat MS ditolak oleh Hakim karena Surat Kuasa ditandatangani bukan oleh Ketua KSU LDS yang berinisial RS, sehingga berdasarkan 2 (dua) alat bukti surat Palsu tersebut seharusnya Penyidik Polres Malang menetapkan TJS dan MS, Dkk sebagai Tersangka, Namun Polres Malang melakukan sebaliknya bahkan menerbitkan SP3 (Menghentikan Penyidikan) dengan alasan Perkara yang dilaporkan Bukan Tindak Pidana Maka dihentikan. Lanjut Moch. Ansory.

Bahwa atas Penetapan SP3 tersebut, dengan berat hati terpaksa Moch. Ansory Dkk melakukan upaya hukum Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dimana Kepala Kepolisian R.I. berkantor, dengan harapan Penanganan Laporan Polisi Nomor : TBL/B/17.01/I/2022/SPKT/POLDA JAWA TIMUR Tertanggal 11 Januari 2022 dilanjutkan sampai di Pengadilan, ujar Moch. Ansory dengan raut muka prihatin;

Moch. Ansory Prihatin atas penanganan Polres Malang yang tidak Profesional ini belum tuntas, kini muncul berita Penyidik lain yang menangani kasus Pembunuhan Brigadir Josua Hutabarat juga diduga Tidak Profesional sehingga membuat Institusi Polri Terguncang bak diterjang Sunami, kejadian ini sangat m Advokat MS memprihatinkan, lanjut Moch. Ansory mengakhiri wawancaranya kepada awak media PRN. (Ls).

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya