31.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMBuntut Perkara Refund PT Global Tiket Network Bergulir di PN Jakarta Barat

Buntut Perkara Refund PT Global Tiket Network Bergulir di PN Jakarta Barat

PRN JAKARTA | Sudah menjadi amanat Undang Undang bahwasannya setiap perusahaan jasa harus memiliki kebijakan terhadap refund atau pengembalian uang atas pembatalan pembelian produk yang dianggap tidak bisa dimanfaatkan oleh konsumen. (UU No. 8 tahun 1999)

Namun berbeda dengan PT GLOBAL TIKET NETWORK perusahaan jasa penjualan tiket ternama di Jakarta, berulangkali pelanggannya yaitu Agustinus Kurniawan asal Jombang, melayangkan permohonan refund atas issued Saudia 35 pax baik melalui email, whatsapp selalu mendapat penolakan halus akhirnya melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Hal ini dibenarkan  oleh Agustinus Kurniawan saat dikomfirmasi melalui selulernya, dirinya harus kerja keras perjuangkan  haknya atas pengajuan refund senilai Rp. 1.085.000. di PT Global Tiket Network yang disinyalir tidak profesional.

Agustinus atau lebih akrapnya dipanggil Ko Agus, melihat gelagat yang tidak menguntungkan melalui Firma Hukum Emas Law Firm mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke PN Jakarta Barat dengan nomor perkara 731/Pdt.G/2022/PN Jkt. Brt dan sidang perdananya digelar hari ini rabu 7/9/2022.

” Pastinya kalau saat pertama kita ajukan refund trus dikembalikan sesuai dengan aturan ya saya mau, namun sekarang saya minta dikembalikan penuh dan pihak Global harus membayar kerugian saya” Tegas Ko Agus.

Sementara tanggapan Moch Ansory, SH saat dikomfirmasi setelah keluar dari ruang sidang tampak obtimis dapat maksimal memperjuangkan hak kliennya, pasalnya perihal Refund ini adalah suatu kwajiban menurut UU yang harus ditaati oleh semua perusahaan jasa. Dan sidang perdana ini tergugat tidak hadir dan sidang dilanjutkan tanggal 21/9/22.

“Sudah jelas aturannya di pasal 62 UU Perlindungan Konsumen sanksinya jelas juga penjara 5 tahun dan denda 2 milyar apabila melanggar pasal 18 ayat 1 apabila tergugat tidak mau mengembalikan uang penggugat” beber Ansory

Masih dalam komentar Moch Ansory, SH. Pria asal Jawa Timur dan senior sekaligus Ketua Umum  Lembaga  perlindungan konsumen YAPERMA ini saat ditanya apakah masalah ini bisa masuk ke rana pidana, dengan tegas Ansory menyatakan sangat bisa namun dirinya berpesan bahwa semoga pihak PT Global Tiket Network menyadari atas keteledorannya ini dan segera memenuhi tuntutan dari kami. (Toni/udin)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya