PRN Surabaya | Surabaya – Gedung PTPN XI di Surabaya kembali menjadi destinasi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) atau turis mancanegara. Kali ini, turis yang mengunjungi PTPN XI berasal dari 8 negara yakni Yunani, Sri Lanka, India, Korea Selatan, Mexico, Filipina, Uzbekistan, dan Prancis.
Selain dikunjungi Wisman juga turis domestik atau Wisnu dari beragam daerah di Indonesia yang mengunjungi gedung megah peninggalan Belanda di Kota Surabaya. Kali ini Wisnu dari Banjarmasin, Mojokerto, Flores, Bali, Kendari, Pangkal Pinang, DKI Jakarta, dan Polewali Mandar yang berkesempatan mengunjungi gedung megah PTPN XI.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023 yang dibalut dalam kunjungan budaya sebagai upaya melestarikan dan mengenalkan seni dan budaya kota Surabaya.
Perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya Annisa Zaraswati mengatakan, SCCIFAF merupakan hasil kerja sama dari beberapa daerah di Indonesia.
“ Acara cross culture ini merupakan acara pertukaran budaya yang terbesar di Jawa Timur. Kami masing-masing daerah menampilkan kebudayaan dan sudah berlangsung sejak tanggal 16 hingga tanggal 20 Juli,” jelas Annisa kepada media, Selasa (18/07/2023).
Pasca terhenti tiga tahun akibat pandemi Covid-19, SCCIFAF kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dan menjadikan gedung PTPN XI sebagai salah satu destinasi kunjungan budaya. Hal tersebut tidak terlepas dari identitas gedung PTPN XI yang telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya Indonesia yang terletak di Surabaya. Adapun gedung kantor pusat PTPN XI masuk dalam bangunan heritage cagar budaya karena secara historis, gedung tersebut merupakan peninggalan Belanda.
Dijelaskan bahwa pemerintah kolonial Belanda kala itu memfungsikan gedung PTPN XI sebagai kantor HVA (Haandels Vereeniging Amsterdam) Comodites Straat atau juga disebut sebagai asosiasi pedagang Amsterdam.
PTPN XI pun telah menerima penghargaan sebagai Pelestari Cagar Budaya tahun 2022 dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur karena telah berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan keaslian bangunan.
Azizah sebagai salah satu pengunjung yang berasal dari Uzbekistan turut mengungkapkan kekagumannya pada arsitektur gedung PTPN XI.
“Kesan pertama sangat antusias karena kami mendapatkan banyak informasi tentang sejarah gedung ini. Kami bisa mengetahui adanya banyak pabrik gula di sini, dan kantor pusatnya di sini. Wonderful PTPN XI,” jelas Azizah jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. (roy/sae)

