PRN SUMENEP | Terulang kembali sikap arogansi oknum aparat TNI di Sumenep yang dengan sengaja telah menghalangi, menyekap, merampas bahkan mengeroyok wartawan saat melakukan tugas jurnalis.
Adalah Erfandi seorang wartawan Suara Demokrasi harus mengalami babak belur karena di hajar oleh diduga oknum TNI yang terlatih saat melakukan liputan dugaan kecurangan penggunaan bahan bakar solat di Pos Satpam Pelabuhan Kalianget Sabtu, 29 Juli 2023 sekira pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan nomor : STTLP/B/174/VII/2023/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM. pelapor yang tak lain adalah Erfandi mantan wartawan Pena Rakyat News menjelaskan dalam kronologi kejadian yang menimpa dirinya.
Berawal dari Erfandi (pelapor) bersama dengan rekan kerjanya Didik mendapati kendaraan viar yang mengangkut BBM dari sebuah SPBU Kalianget menuju arah pelabuhan PT Garam Kalianget. Dengan sopan pelapor meminta ijin kepada Satpam pelabuhan, namun bukannya diijinkan masuk malah penjaga pos memanggil 3 orang yang diduga adalah TNI-AL.
Masih dalam keterangan kronologi LP, tanpa basa basi seraya memaki maki pelapor dengan kalimat kotor bahkan dihajar di kepala, muka dan sekujur tubuh serta dengan arogan pelapor diraupin solar oleh oknum yang diduga TNI AL yang menurut penjaga pos pelabuhan ketiganya adalah pemilik solar tersebut.
Lehih parah lagi walaupun pelapor merendahkan dirinya dan meminta maaf namun tindakan sadis tetap dilakukan oleh ketiga jagoan dari TNI tersebut yaitu dengan merampas handpone, dompet dan menyekap pelapor hingga keesokan hari dan pelapor dipaksa membuat pernyataan bahwa tidak akan memperpanjang kejadian ini.
Pelapor yang juga tercatat di Fakultas Hukum di wilayah SUMENEP ini tanpa pikir panjang setelah lolos dari oknum yang mengeroyok dan menyekapnya langsung melaporkan kejadian ini di Polres SUMENEP.
Sementara menyikapi hal Samsul, SH., CPM. owner PT MEDIA PUTRA PENA dan seorang advokat merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara Erfandi, dan dirinya akan terus mengawal proses hukum atas peristiwa ini, pasalnya tidak selayaknya seorang TNI melakukan arogansi terhadap masyarakat apalagi kepada seorang yang melakukan kontrol sosial masyarakat. Kepada peringgi TNI diharapkan segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggotanya yang nakal. (Red).

