PRN Ngawi | Ngawi, 22 Agustus 2024 – Lembaga Mathla’ul Anwar adalah organisasi yang menyediakan bimbingan dan konsultasi dalam memastikan bahwa proses produksi dan produk akhir mematuhi standar halal. Mereka dapat membantu dalam berbagai aspek, mulai dari pemilihan bahan baku yang halal, prosedur produksi yang sesuai, hingga sertifikasi halal.
Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi menjadi saksi berlangsungnya perekrutan Pendamping Proses Produk Halal Mathla’ul Anwar pada Kamis kemarin. Sebagai bagian dari komitmen Perekrutan P3H Mathla’ul Anwar dalam mendukung program pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan, perekrutan ini terbuka untuk semua kalangan yang memenuhi syarat.
Proses perekrutan P3H Mathla’ul Anwar dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Setiap calon pendamping akan melewati serangkaian seleksi yang meliputi uji pengetahuan, keterampilan. Pelatihan offline 1 hari dan online 2 hari. Berharap dapat menjaring individu-individu terbaik yang siap untuk berkontribusi dalam upaya ijin edar halal gratis. Materi pelatihan mencakup berbagai aspek, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para peserta dalam menjalankan tugas mereka nantinya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk DPPTK Kabupaten Ngawi, Dinas Koperasi, Kementerian Agama, Ketua Karangtaruna Kabupaten Ngawi, serta perwakilan dari 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi. Acara dibuka oleh Mahmud Rosyidi (Asisten Administrasi Umum Setda Ngawi). Sri Nurwati Ketua LP3H Cabang Ngawi mengatakan “Tujuan dibuka Perekrutan ini yaitu membuka lapangan kerja baru, memfasilitasi UMKM di Wilayah Kecamatan, target tahun 2025 harus terpenuhi, Ngawi bisa mengantarkan produk-produk UMKM dan mendapat ijin edar gratis”. Dengan online dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Dengan kombinasi kedua metode ini, diharapkan semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan optimal.
Tiga narasumber yang hadir memberikan paparan penting dalam acara ini. Pak Agus, Pengawas Halal dari Kemenag Ngawi, menyampaikan mengenai regulasi dan standar halal. Bapak Hadi Susilo, Direktur Utama LP3H Mathla’ul Anwar, berbagi mengenai peran lembaganya dalam proses sertifikasi halal. Sementara itu, Priyono, Manager Operasional Mathla’ul Anwar, menjelaskan tentang mekanisme operasional dan dukungan yang diberikan kepada UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberi wawasan mengenai proses pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi halal. Keseluruhan acara berlangsung dengan sukses dan lancar, menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas produk UMKM lokal serta memberikan dukungan maksimal untuk pertumbuhan ekonomi daerah. (Jatmiko)


