By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Ketua Panitia Kurang Memahami Formasi Perades, Polemik Pengisian Jabatan Semakin Rumit
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Ketua Panitia Kurang Memahami Formasi Perades, Polemik Pengisian Jabatan Semakin Rumit
KABAR JATIM

Ketua Panitia Kurang Memahami Formasi Perades, Polemik Pengisian Jabatan Semakin Rumit

Redaksi
Last updated: 12 September 2025 2:37 pm
Redaksi
Published: 12 September 2025
Share
SHARE

PRN Ngawi |  Polemik dalam pelaksanaan ujian perangkat desa di Desa Banget, Kecamatan Kwadungan, Ngawi, semakin memanas. Setelah muncul perbedaan keterangan antara Kepala Desa dan Ketua BPD, kini Ketua Panitia, Andri, justru mengaku tidak memahami formasi jabatan yang sedang diujikan.

“Untuk formasinya apa ya, saya kok gak paham, apa uceng atau bendahara keuangan gitu sebutannya,” ujar Andri saat dikonfirmasi pada Rabu (10/9/2025).

Pernyataan tersebut menambah kebingungan publik, mengingat peran ketua panitia seharusnya memahami secara detail jabatan yang diperebutkan dalam ujian perangkat desa, Sangat aneh, jadi Ketua Panitia gak tau kekosongan perangkat yang di isi.

Di tengah kontroversi yang belum mereda, Andri tetap menyebut bahwa keterangan dari Kepala Desa adalah yang paling valid.

“Saya gak mau ada gap, Ketua BPD kenapa bikin gaduh sehari sebelum tes, kemarin kemana saja. Jadi sebenarnya pemberitaan jenengan itu salah. Kan kita sudah ketemu sama pihak lembaga. Yang jelas saya netral, tidak memihak siapapun,” lanjut Andri.

Ia juga menyinggung soal ketidaksiapan Ketua BPD dalam menyikapi dinamika menjelang pelaksanaan ujian.

“Kalau mas Bambang tidak ada legowo seperti itu, harusnya koordinasi, jangan bikin gaduh seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Anang, salah satu peserta ujian perangkat desa, mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti ujian 11 orang dengan formasi jabatan hanya satu, yaitu Kaur Umum dan Pemerintahan.

“Tadi soalnya kita disuruh nunggu dulu, gak sampai setengah jam diprint. Jadi kita ujian dua kali. Yang pertama ujian tulis tadi itu kita gak disuruh milih soal dulu, tapi sudah disiapkan panitia, tinggal digandakan saja,” jelas Anang.

Menangapi hal itu, Camat Kwadungan, Didik Hartanto, menegaskan bahwa proses pengisian perangkat desa telah melewati sosialisasi bersama panitia dan unsur kelembagaan desa.

“Apa yang disiapkan harus mengacu pada aturan, baik Perda maupun Perbup. Penandatanganan pakta integritas juga harus dijalankan untuk mengawal aturan agar diterima semua pihak,” tegas Camat Didik.

Terkait pernyataan Ketua Panitia yang mengaku tidak mengetahui formasi yang diuji, Camat Didik memberikan tanggapan keras.

“Itu spontanitas ya. Namanya kekosongan jabatan, semua pihak pasti tahu, dari masyarakat pun tahu. Masak ketua panitia malah tidak tahu,” tandasnya.

Hingga kini, belum ada penyelesaian final terkait polemik tersebut. Diharapkan seluruh pihak dapat menahan diri dan kembali mengedepankan transparansi serta keterbukaan agar proses pengisian perangkat desa berjalan sesuai aturan yang berlaku. (Jat)

You Might Also Like

Jum’at Curhat, Kapolres Jombang Serap Aspirasi Warga Sumobito
Kenali Ciri-Ciri Rokok Ilegal.
Polres Magetan Adakan Giat Forum Silahturahmi Kamtibmas
PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO SEGERA AJUKAN PENERAPAN NEW NORMAL 
Awal Thn 2022 Terminal Pariwisata di Operasikan, Dinas PU CKPP Kerja Bakti Lokasi Bersama Staf
TAGGED:Ketua Panitia Kurang Memahami Formasi PeradesNgawiPolemik Pengisian Jabatan Semakin Rumit
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?