PRN MOJOKERTO | Nasib sial menimpa seorang Pengacara dan oner Media Nasional asal Mojokerto, berniat membeli handphone scound yang canggih untuk menunjang aktifitas pekerjaannya di Counter Handphone scound MILOZ STORE Jalan Empunala Kota Mojokerto, HP nilai pembelian puluhan juta baru dipakai kurang dari 2 bulan tutup kamera lepas dan setelah diminta pertanggungjawaban, konsumen malah di minta membayar biaya pasang tutup kamera Rp.1.300.000.-
Fakta ini dialami oleh Samsul, S.H.,CPM. Wartawan senior yang saat ini beralih profesi menjadi Pengacara di Mojokerto, dari hasil wawancara bersama beberapa media di warung kopi depan Ajinomoto Samsul menyampaikan keluh kesahnya atas dirinya yang merasa di bohongi dan hendak di peras oleh karyawan counter HP bekas Jalan Empunala pada Jumat 26/9/2025.
Dalam keterangannya Samsul menyampaikan bahwa dirinya pada 1/8/2025 melalui aplikasi facebook tertarik dengan penawaran HP Samsung Z Fold 5 yang menurut promonya HP original 100% yang berada di Counter Handphone scound MILOZ STORE Jalan Empunala Kota Mojokerto, tidak selang lama Samsul langsung mendatangi counter tersebut dan di layani oleh Imam yang mengaku karyawan Miloz Store, singkat cerita karena Samsul percaya dengan omongan Imam terjadilah transaksi pembelian HP merk Samsung Z fold 5 dengan harga Rp. 11.000.000.-
Masih dalam keterangan Samsul, setelah HP dibeli ternyata satu minggu tutup kamera belakang yang ada 3 kamera itu mudah lepas sendiri dan alhasil tutup kamera belakang lepas dan hilang 1 yang tengah, dikarenakan Samsul tidak memiliki alat untuk memasang tutup kamera yang copot itu, maka Samsul mendatangi counter Miloz Store dengan membawa suku cadang yang sudah dibelinya melalui online dan meminta bantuan Imam untuk memasangkan. Imam sanggup dan meminta agar HP ditinggal, dan setelah HP hendak diambil Imam mengabarkan bahwa biaya jasa pemasangan tutup kamera mencapai Rp. 1.300.000.
“ saya itu orangnya gampang percaya tapi kalau saya merasa hendak dibodohi ya saya urus mas, masak hanya masang tutup kamera saja dikenakan biaya 1.3 juta padahal suku cadangnya sudah tak siapkan, karena kecewa ya tak batalkan ke Imam dan tak bawa ke tukang service di KIA SEVICE, hanya nunggu 5 menit HP saya beres dan gratis pula” ungkap Samsul.
Dari kejadian ini Samsul menghimbau kepada konsumen yang hendak membeli HP bekas di Counter Handphone scound MILOZ STORE Jalan Empunala Kota Mojokerto agar lebih teliti dan hati-hati karena terdapat ketentuan bahwa hp yang sudah dibeli tidak dapat ditukar kembali kecuali dijual kembali atau ditukar susuk, biar korbannya saya aja tapi tetap saya urus sebab ini menyangkut UU Perlindungan Konsumen. Pungkas Samsul, SH.,CPM.
Sementara menaggapi komplin dari Samsul, menurut Samsul, Imam selaku karyawan Miloz Store hanya meminta maaf melalui saluran aplikasi whatsapp. (udin).

