PRN Surabaya | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, bersinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, sukses menyelenggarakan event Gelar Wisata Mancing di Kolam Pancing Bumi Gancar, Wonorejo Surabaya pada Minggu, 28 September 2025.
Kadisbudpar Jatim Marfuah Suharti dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Kolam Pancing Bumi Gancar, Wonorejo, Surabaya ini telah berhasil menarik animo pemancing
atau biasa disebut “mancing
mania” yang luar biasa dengan diikuti oleh 112 peserta dari berbagai kalangan.
Marfuah menjelaskan bahwa tujuan dan Target Utama acara ini secara khusus diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk: Mempromosikan dan mengembangkan potensi Sport Tourism (Wisata Olahraga), khususnya memancing, di Jawa Timur.
Kemudian meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan daya tarik wisata suatu daerah. Menyediakan wadah untuk menyalurkan hobi dan aktivitas rekreasi yang positif bagi masyarakat.
Kompetisi utama dalam gelar mancing ini kata Marfuah adalah perebutan gelar “Ikan Bawal Terberat”. Untuk memacu semangat para peserta, panitia menyediakan hadiah yang sangat menggiurkan, berupa uang tunai puluhan juta rupiah serta berbagai door prize menarik.
Realisasi dan Respon Peserta
Realitas di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan lancar. Ratusan peserta memadati pinggiran kolam, menunjukkan antusiasme yang tinggi sejak pagi hari.
“Semangat kompetisi terpancar jelas saat para pemancing berupaya mendapatkan ikan bawal dengan bobot terbesar dan terberat,” ujar Marfuah.
Disebutkan melihat kesuksesan dan tingginya minat peserta, banyak dari mereka secara eksplisit menyatakan keinginan agar Gelar Wisata Mancing dapat diadakan kembali di masa mendatang.
Melihat respon positif ini menjadi indikasi kuat bahwa kolaborasi antara Disbudpar dan DPRD Jatim dalam mengembangkan sport tourism melalui hobi memancing telah mencapai sasaran. Sehingga menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana healing dan rekreasi keluarga yang sangat diminati masyarakat. (Sae )



