By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Januari 2026 NTP Jatim Turun Tapi Produksi Padi dan Beras Meningkat
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Januari 2026 NTP Jatim Turun Tapi Produksi Padi dan Beras Meningkat
KABAR JATIM

Januari 2026 NTP Jatim Turun Tapi Produksi Padi dan Beras Meningkat

Redaksi
Last updated: 3 Februari 2026 11:41 am
Redaksi
Published: 3 Februari 2026
Share
SHARE

Teks Foto istimewa; Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Timur, Ike Rahayu Sri saat sampaikan Berita Resmi Statistik (BRS).

PRN Surabaya | Surabaya – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jawa Timur pada Januari 2026 tercatat sebesar 113,71, atau mengalami penurunan 4,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan NTP ini dipengaruhi oleh turunnya indeks harga yang diterima petani serta indeks harga yang dibayar petani.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jawa Timur, Ike Rahayu Sri, menyampaikan pada Januari 2026 Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami penurunan sebesar 5,14 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) juga turun sebesar 0,76 persen. Kondisi tersebut menyebabkan tekanan pada nilai tukar yang diterima petani di Jawa Timur.

“Penurunan It yang lebih dalam dibandingkan Ib menjadi faktor utama turunnya NTP pada Januari 2026,” ujar Ike dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan pada Senin, (2/2/2026).

Sejalan dengan penurunan NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Jawa Timur pada Januari 2026 juga tercatat mengalami penurunan. NTUP turun sebesar 5,40 persen, mencerminkan penurunan kemampuan usaha rumah tangga pertanian dalam memenuhi kebutuhan operasional maupun konsumsi.

Meski demikian, kinerja sektor pertanian Jawa Timur sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang positif, khususnya pada subsektor tanaman pangan. BPS Jawa Timur mencatat luas panen padi tahun 2025 mencapai 1,84 juta hektare, meningkat 0,22 juta hektare atau 13,88 persen dibandingkan luas panen padi pada 2024 yang sebesar 1,62 juta hektare.

Peningkatan luas panen tersebut berdampak langsung terhadap kenaikan produksi padi. Sepanjang 2025, produksi padi Jawa Timur mencapai 10,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,17 juta ton atau 12,60 persen dibandingkan produksi padi tahun 2024 yang tercatat 9,27 juta ton GKG.

Tidak hanya padi, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk di Jawa Timur juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2025, produksi beras mencapai 6,03 juta ton, atau meningkat 0,67 juta ton atau 12,60 persen dibandingkan produksi beras tahun 2024 yang sebesar 5,35 juta ton.

Ike menambahkan, kenaikan produksi padi dan beras ini menunjukkan bahwa kapasitas produksi pertanian Jawa Timur masih terjaga dengan baik. Namun, dinamika harga di tingkat petani tetap perlu menjadi perhatian agar peningkatan produksi dapat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan petani.

“Ke depan, stabilitas harga hasil pertanian dan efisiensi biaya produksi menjadi kunci untuk menjaga NTP tetap berada pada level yang menguntungkan petani,” pungkasnya. (Sae)

You Might Also Like

*Meresahkan, Polres Jombang Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Megaluh Jombang*
Bupati Jombang Menyerahkan Bantuan Sosial Terdiri Dari PKS dan PSKS
Perumda Tirta Kanjuruhan Kembali Gelar Program Sambang Sumber Wedus Pakisaji
Kunjungi Polsek, Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat
Memanas ,,, Dialog APP Dan BPD Wonosobo,Terkait Kasus Yang Menimpa Kades Agus Tarmidi
TAGGED:Januari 2026 NTP Jatim Turun Tapi Produksi Padi dan Beras MeningkatSurabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Redaksi
By Redaksi
5 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?