PRN Ngawi | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui strategi jemput bola dengan mendatangi langsung wajib pajak.
Melalui Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, petugas melakukan pendekatan secara door to door kepada masyarakat. Selain mengingatkan kewajiban pembayaran PKB, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Mulat Setyo Hadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran sekaligus kepatuhan wajib pajak.
“Ini merupakan langkah yang kami ambil untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kami datang langsung sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Mulat.
Menurutnya, pendekatan secara langsung dinilai cukup penting karena masih terdapat masyarakat yang belum memahami secara detail mengenai kewajiban maupun waktu pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Dengan mendatangi wajib pajak secara langsung, petugas juga dapat berkomunikasi dengan masyarakat untuk mengetahui berbagai kendala yang menyebabkan keterlambatan pembayaran. Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi upaya penagihan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat.
Mulat menegaskan, pembayaran pajak tepat waktu merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah. Karena itu, edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan agar kesadaran membayar pajak semakin meningkat.
Pemkab Ngawi juga mendorong adanya sinergi dengan pemerintah desa serta berbagai pihak terkait untuk memperluas penyampaian informasi mengenai kewajiban perpajakan. Dengan kolaborasi tersebut, edukasi mengenai PKB diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.
Melalui langkah jemput bola tersebut, Pemkab Ngawi berharap tunggakan pajak kendaraan dapat ditekan dan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat. Pemerintah menegaskan bahwa upaya meningkatkan penerimaan pajak tidak hanya berorientasi pada pendapatan daerah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak yang dibayarkan turut mendukung pembangunan dan pelayanan publik.Kalau ingin, saya juga bisa membuatkan versi lebih tajam bergaya berita media online, dengan judul yang lebih menarik dan bahasa jurnalistik. Jatmiko.


