PRN SUMENEP | Dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengguncangkan perekonomian masyarakat Sumenep, guna untuk membantu dan meringankan beban kebutuhan hidup buruh, Pemerintah Kabupaten Sumenep secepatnya akan menyalurkan BLT DBHCHT kepada para buruh pekerja pabrik rokok dan buru tani tembakau, Sabtu 09/10/2021.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), akan berikan kepada sekitar 8 ribuan buruh pabrik rokok dan buruh tani atau buruh tani tembakau di Kabupaten Sumenep, di ujung timur pulau Madura, Jawa Timur.
Pogram BLT DBHCHT adalah bukti kepedulian Pemkab Sumenep kepada masyarakat pekerja buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau, melalui Bidang ESDA Kabupaten Sumenep nantinya akan mengucurkan anggaran sekitar kurang lebih Rp. 10 milyar untuk 8 ribu buruh.
“Jumlah penerima BLT itu terdiri dari 1.400-an buruh pabrik rokok dan sisanya sekitar 7.600-an orang adalah buruh tani atau buruh tani tembakau,” tutur Kasubag Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Andi Suprapto , Jumat 08/10/2021.
Andi menambahkan, bahwa penyaluran BLT DBHCHT tersebut akan diberikan dalam waktu dekat, sebelum akhir bulan Nopember 2021.
“Anggaran Rp. 10 milyar sudah siap, tinggal merampungkan data penerima supaya tidak tumpang tindih. Kami melakukan verifikasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian,” ujarnya.
Karena mencakup jumlah yang begitu banyak penerimanya, Andi mengatakan penyaluran BLT DBHCHT akan dilakukan secara bertahap, dari pagu yang ada nantinya setiap penerima BLT tersebut kisaran sebesar Rp1,2 juta/penerima.
“Karena mencakup ribuan penerima, maka pencairannya bisa saja dilakukan bertahap. Tapi, akhir Nopember 2021 sudah rampung secara keseluruhan,” tegasnya.
Pemkab Sumenep di tahun 2021, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau mencapai mencapai total Rp. 40,9 milyar, yang dialirkan ke 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diantaranya; Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh, Anwar, Disperindag, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Bagian Perekonomian dan Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDA).
(Deddy/Erf)

