Pandeglang, PRN.id – Pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pandeglang patut dipertanyakan, pasalnya selain pengerjaan proyek Penunjukan Langsung (PL) saluran irigasi Cikupa yang terkesan asal-asalan juga proses pengerjaannya sangat singkat dan kurang transparan.
Indikator dari ketidak transfaranan, ditemukan dilapangan pekerjaan tanpa adanya papan informasi bahwa kegiatan tersebut dari mana sumber dana serta pelaksana kegiatan, walaupun proyek ini bersifat penunjukan yang lebih cenderung dengan kebijakan atau hal lainnya.
Pantauan di lokasi kegiatan hasil pekerjaan tersebut dinilai asal jadi terlihat dengan hasil pasangan yang kurang sempurna dan tanpa ada galian melainkan dipasang langsung diatas hamparan dasar sungai yang terdiri batu cadas, Selain itu dalam pemasangan Bronjong yang diduga asal jadi, belum lagi penggunaan batu isi bronjong tersebut.
Ditemui diruang kerjanya Rabu (23/08/2017), Cecep Komara Kepala Bidang Sumberdaya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang mengatakan, mungkin bisa saja pemasangan bronjong itu sudah sesuai gambar, karena dalam sebuah pekerjaan itu ada konsultan pengawasnya, ujarnya.
“ Saya harus pertanyakan sama konsultan pengawasnya, kebetulan disini ada anggota Tim PHO silahkan tanyakan, karena pekerjaan itu sudah selesai,” ucap Kabid.
Masih di tempat yang sama dikatakan Dhevy Tim PHO proyek itu, bahwa pihaknya tidak bisa mengatakan kalau pemasangan beronjong itu salah ataupun sudah sesuai bestek atau gambar, namun yang jelas, pihaknya harus ketemu konsultan pengawas untuk check dan Richek atas spek teknis dari proyek ini, karena gambar ataupun RAB pembangunan beronjong itu ada padanya, ucapnya. (viral/red)

