By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Disinyalir Tilep Dana BOS, Seluruh Kepala SMA dan SMK se Kabupaten Bondowoso Dilaporkan Kejari
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Disinyalir Tilep Dana BOS, Seluruh Kepala SMA dan SMK se Kabupaten Bondowoso Dilaporkan Kejari
LAWAN KORUPSI

Disinyalir Tilep Dana BOS, Seluruh Kepala SMA dan SMK se Kabupaten Bondowoso Dilaporkan Kejari

Redaksi
Last updated: 26 Januari 2019 5:20 am
Redaksi
Published: 26 Januari 2019
Share
SHARE

Bondowoso, MPN Media Centre – Ketua Umum (Ketum), Majelis Pers Nasional (MPN) tidak main main dalam menyikapi dugaan korupsi terhadap fee Buku dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) di Indonesia. Setelah kepala SMA dan SMK di Jember dilaporkan ke Kejaksaan Negeri, kini menyusul H. Umar Wirohadi SH, MM selaku Ketum MPN kembali laporkan kepala SMA dan SMK se Kabupaten Bondowoso ke Kejari setempat.

Dengan modus dan gaya yang sama para kepala sekolah di Bondowoso di duga menyalahgunakan dana BOS dari pembelian buku tema. Akibat ulah para penyelenggara pendidikan di SMK dan SMA negri maupun swasta,  diduga negara dirugikan sebesar Rp. 6,6 milyar dalam tiga tahun, 2016, 2017, 2018.

Modus yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan para kepala SMA dan SMK lainnya di provinsi Jawa Timur ini. Setiap tahun siswa memperoleh  bantuan BOS sebesar Rp 1,4 juta persiswa pertahun. Dari bantuan tersebut menurut ketentuannya  20% diperuntukkan membeli buku tema dan buku perpustakaan. Dari kenyataan inilah muncul niat mental menerabas, ada dua dugaan modus yang terpantau. Pertama pembelian buku diarahkan oleh Cabang dinas Pendidikan kabupaten kota.

Pengarahannya ada yang memerintahkan langsung seluruh kepala sekolah harus beli buku pada penerbit tertentu. Dan kepala Cabang Pendidikan tersebut juga ada yang menentukan besar kecilnya fee. Selama ini besar fee pembelian buku tersebut mencapai 40% .

Kedua, ada juga modus yang dilakukan oleh kepala dan bendahara sekolah. Ada juga kepala sekolah yang bermain sendiri.

Untuk melaksanakan niatnya, supaya para kepala sekolah  mematuhi perintah dari pengkondisian pembelian tersebut, bagisekolah yang membangkang dan tidak patuh akan dipindah lebih jauh dari rumahnya.

Sementara modus di Bondowoso sendiri, tidak jauh dari kota kota lainnya. Untuk ini di Bondowoso dilaporkan untuk kasus fee buku mulai tahun anggaran 2016,2017 dan 2018. Pertahunnya negara dirugikan Rp. 2,2 milyar . Kalau ditotal 3 tahun berarti kerugian negara mencapai Rp. 6,6 milyar.

Target Khusus menyikapi dugaan korupsi pada bantuan dana BOS ini, Ketua Umum MPN tidak main main. Dia mengaku targetnya untuk bulan Januari hingga Februari tahun ini seluruh kepala SMA dan SMK se-Jatim sudah dilaporkan semua, terkait pembelian buku.

“Saya akan laporkan seluruh kepala sekolah di Jatim pada kejaksaan. Tujuan saya melakukan hal ini,   untuk mencegah lembaga pendidikan supaya tidak menjadi sarang korupsi,” tutur Ketua Umum MPN, H. Umar Wirohadi, SH. MM setelah memasukkan laporannya ke kantor Kejari Bondowoso Jumat  25 Januari lalu.

Sejak amandemen UUD tahun 1945 dilakukan , termuat pasal yang memerintahkan 20 %  APBN untuk pendidikan butuh ditinjau kembali.

Tujuan dikucurkannya dana BOS, DAK dan dana bantuan lainnya pemerintah berharap disamping melaksanakan UUD 1945 , diharapkan mutu pendidikan di negeri ini menjadi baik dan bermutu. Generasi republik ini bisa bersaing dengan bangsa bangsa.

Alangkah menyedihkannya setelah pemerintah mengucurkan anggaran tersebut. Mutut pendidikan tidak tambah maju sebaliknya kita semua ketahui.

“Melihat kenyataan saat ini,  lembaga pendidikan menjadi obyek. Tidak menjadi subyek. Guru yang dulunya patut menyandang pahlawan tanpa tanda jasa, perlu dipertanyakan untuk saat ini. Kembalikan lembaga pada fungsinya sebagai pusat pendidikan tentang ilmu pengetahuan dan ilmu keagamaan serta menjadi pusatnya pembentukan mental generasi muda jujur, bertanggungjawab, profesional dan  berilmu pengetahuan yang tinggi,” lanjut Abah Umar panggilan Ketum MPN.

Bukti laporan yang disampaikan oleh Ketua Umum MPN , diterima langsung oleh petugas keamanan dalam (Kamdal), bernama Samsiadi, tertanggal 25 Januari 2019. Laporan tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 Wib, tapi kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso sudah sepi. Menurut Samsiadi hari itu ha ri Jumat setelah sholat Jumat para pengemban Adiyaksa ini sudah pulang, karena pada hari Jumat tidak ada sidang. (udik laksono)

You Might Also Like

Terkuak Lagi Dugaan Pungli SMKN I Pungging, Dalil Sumbangan Qurban Ternyata Ini Faktanya
TERCIDUK KORUPSI KADES SEMPOL KEC MAOSPATI DITAHAN
Lapas Klas IIB Mojokerto Dukung Perangi Pungli
Tidak Kantongin IMB Proyek PDAM Kabupaten Serang Jalan Terus
AMBAR Demo Persoalkan Proyek Perpipaan Batumassong
TAGGED:BONDOWOSODugaan Korupsi BOS
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?