PRN BANTEN | Proyek pekerjaan jalan penghubung antar desa Karyajaya, Mekarjaya, Intenjaya, Cikeyep dan Gunung Anten kecamatan Cimarga kabupaten Lebak Banten yang dikerjakan pada bulan Mei 2021 dan rampung pada Juni 2021 tampak terlihat asal jadi.
Dari pantauan awak media Pena Rakyat News dilapangan sangat memprihatinkan, pasalnya banyak warga yang kediamannya dipinggir jalan mengeluh capek karena setiap hari harus bersihkan rumah karena banyaknya debu yang berasal dari jalan cor yang baru selesai dikerjakan.
Usep salah satu warga Intenjaya menyampaikan bahwa debu-debu yang berasal dari coran sangat mengganggu penglihatan dan berbahaya kepernapasan. Keluhnya.
Usep juga menambahkan bahwa menurut dirinya pekerjaan proyek ini jelas tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang sudah ditentukan, alasannya pekerjaan ini sangat cepat dan hasilnya juga seperti ini. Pungkas Usep.
Menanggapi keluhan warga yang semakin ramai, pada sabtu 19/6/2021 pihak dari pemborong menurunkan alat berat dan jalan di hotmix.
Lebih lanjut awak media PRN terus menelusuri dan mengklarifikasi terkait dugaan kecurangan dalam proyek pekerjaan jalan di wilayah kecamatan Cimarga kepada dinas PU kabupaten Lebak dan juga pelaksana proyek, namun sampai berita ini diturunkan, awak media hanya mendapati nomor telepon Rian yang menurut pengakuannya adalah sebagai Legal tim Perusahaan Jaya Baya.
Sementara menurut Ariono Aji, S.T. selaku tim ahli tehnik sipil dari PT Media Putra Pena, banyak factor yang harus diuraikan dalam hasil pekerjaan ini, dan sebab secara kasat mata pekerjaan dimaksud jauh dari standarisasi teknis dengan kata lain terdapat dugaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, untuk itu dalam waktu dekat kita akan membuktikan apakah dugaan ini benar apa tidak dan kalau perlu kita akan uji lab hasilpekerjaan jalan ini, pasalnya proyek ini menggunakan anggaran dari Negara dan hal itu harus dipertanggungjawabkan. Tutup Ariono Aji. (Jay/tim)

