Dua unit mobil toyota Fortuner BA 37 E dan satulagi paling kanan BA 145 E , dua-duanya merupakan plat nomor “bodong”. ( photo diambil diparkir VIP Emersia hotel & resort Batusangkar) Rabu (13/12) pukul 20.15. (Dok.PRN).
BATUSANGKAR, PRN.id – Seluruh jajaran pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batusangkar, kabupaten Tanah Datar “nyaris” sibuk beberapa hari belakangan ini. Tidak hanya pihak rumah sakit saja, bahkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada dijajaran departemen kesehatan (Depkes) di wilayah kerja Pemerintah Daerah kabupaten Tanah Datar “sibuk alang kepalang”. Kenapa demikian ?
Menurut informasi yang dihimpun tim PRN dari berbagai sumber di lapangan Rabu (13/12), bahwa RSUD Dr.Ali Hanafiah,SM Batusangkar yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini kedatangan tamu istimewa untuk penilaian akreditasi. Tak tanggung-tanggung, masih dalam pantauan media ini, terlihat pihak rumah sakitpun berani tampil dengan serba “rekayasa”, ibarat trik sulap “sim salabim” mulai dari perubahan plat nomor kendaraan sampai kepada tampilan penyambutan tim penilai.
Terlihat ada dua armada mobil Jenis Toyota Merk Fortuner yang masing-masing menggunakan plat nomor BA 37 E dan BA 145 E terparkir dipelataran parkir VIP Emersia Hotel dan Resort Batusangkar yang terletak di jalan Hamka Nomor 41 Parak Jua Nagari Baringin, Tanah Datar. Rabu (13/12) sekitar pukul 20:15 WIB.
Dan Informasi lainnya yang diterima tim media ini dari salah satu pengemudi kendaraan tersebut yang tidak mau disebutkan namanya yang termasuk pihak yang bertanggungjawab dengan mobil Fortuner BA 145 E waktu itu di pelataran parkir VIP Emersia menyebutkan, bahwa “di ruang hotel sedang ada pertemuan antara pihak RSUD dengan tamu dari departemen kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI),” ujarnya sambil menuju mobil Fortuner BA 145 E sembari membuka bagasi mobil.
Terlihat ganjil saja kegiatan tersebut, karena tim PRN meyakini bahwa pertemuan yang diadakan di Emersia Hotel tersebut diduga ada hubungannya dengan kedatangan tim penilai Akreditasi Rumah Sakit Kamis (14/12) besok.
Menurut sumber yang dapat dipercaya dari salah seorang pegawai Rumah Sakit menyebutkan, bahwa Rumah Sakit akan kedatangan tim penilai Akreditasi dari Jakarta, dan direncanakan besok (Kamis,14 Desember) akan sampai dan dijemput ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman. Ketika ditanya mengenai adanya pergantian unit kenderaan termasuk “gonta-ganti” Plat Nomor BA 37 E kepada Mobil Toyota Fortuner yang sebelumnya plat nomor tersebut berada pada mobil Kijang LGX, dan Mobil Fortuner BA 145 E yang sebelumnya plat nomor untuk mobil jenis Suzuki Carry, sumber dari Rumah Sakit menyebutkan “Ini yang namanya Sulap, Pak. Untuk menyambut kedatangan Tim Penilai Akreditasi. Dua unit mobil Fortuner merupakan mobil rental, sementara plat nomornya kita sulap untuk dipasangkan kepada mobil Fortuner tersebut,” jelasnya.
“Dan dua unit mobil Fortuner tersebut akan dipakai pimpinan Rumah Sakit guna menjemput tamu/tim penilai yang datang dari Jakarta ke BIM Padang Pariaman. Soal Mobil Fortuner BA 37 E dan BA 145 E untuk jemput Tim Penilai, mohon jangan diberitakan ya Pak,” lanjutnya sambil menunjukkan sikap dengan nada memohon.
Padahal sudah diketahui dengan jelas bahwa mengganti plat nomor yang tidak memiliki izin khusus sebagaimana yang dimaksud pasal 68 (ayat 1 s/d 5) UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, adalah sebuah pelanggaran terhadap pasal 280 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kenapa hal ini bisa terjadi dan dilakukan oleh seorang pimpinan rumah sakit yang hanya untuk “gagah-gagahan” demi jaga gengsi untuk tampil rekayasa guna menyambut tim penilai Akreditasi Rumah Sakit. (Tim PRN).

