By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: 16 Aset Milik Pemkot Tangerang Berstatus ‘Tidak Jelas’
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » 16 Aset Milik Pemkot Tangerang Berstatus ‘Tidak Jelas’
NUSANTARA

16 Aset Milik Pemkot Tangerang Berstatus ‘Tidak Jelas’

putri pena
Last updated: 3 Desember 2017 9:22 pm
putri pena
Published: 3 Desember 2017
Share
SHARE

TANGERANG, PRN.id – Persoalan aset di Kota Tangerang seperti tak ada habisnya. Disinyalir banyak aset milik Pemkot Tangerang yang tidak jelas keberadaannya. Ada yang menyusut, bahkan ada aset yang ditengarai hilang tanpa bisa dipertanggungjawabkan.

Aktivis dari Forum Masyarakat Tangerang Raya (Formata), Akhwil menyebutkan, setidaknya terdapat 16 aset milik Pemkot yang statusnya tidak jelas. Ke-16 aset tersebut terdiri dari 428 bidang tanah yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Tangerang.

“Ada (aset-red) yang sudah bergeser, menyusut, bahkan ada yang hilang,” kata Akhwil kepada wartawan, Minggu (03/12).

Menurut Akhwil, pada tahun 1997 lalu, nilai seluruh aset tersebut ditaksir mencapai Rp233 miliar.

“Tahun 1997 saja nilainya mencapai Rp233 miliar. Apalagi sekarang, bisa mencapai triliunan rupiah,” tambahnya.

Akhwil mencontohkan, Terminal Cimone yang berada di Kecamatan Karawaci, merupakan salah satu aset Pemkot yang kondisinya sudah tidak lagi utuh.

Pada awalnya, luas aset tersebut mencapai tiga hektar. Namun, seiring waktu luas lahan terminal tersebut tak kurang dari satu hektar. Tak hanya itu, terdapat salah satu aset lainnya, yang disinyalir hilang.

Salah satunya, yakni bekas Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) seluas 1.337 meter yang saat ini kondisinya sudah tertutup konstruksi bangunan.

“Kemana lahan itu sekarang ? Yang ada sekarang tinggal pagar panel beton,” tukasnya.

Akhwil mengaku mengetahui secara detail seluruh aset dimaksud. Ia pun masih menyimpan dokumen terkait seluruh aset dimaksud sejak tahun 1997. Bahkan, Akhwil telah beberapa kali mengirimkan surat kepada Pemkot Tangerang yang ditujukan langsung kepada Walikota. Namun, surat yang berisi permintaan klarifikasi terkait aset dari walikota tersebut tak pernah ditanggapi.

“Awal tahun ini saya bahkan sudah layangkan somasi kepada Pemkot, tapi tidak ditanggapi juga,” imbuhnya.

Lebih jauh Akhwil mendesak aparat penegak hukum agar menindaklanjuti persoalan ini.

“Dari aset yang bergeser, menyusut, bahkan hilang saja jelas ada indikasi korupsi dan kerugian negara,” tandasnya.

Sayangnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, M. Noor maupun Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kota Tangerang, belum bisa dimintai tanggapannya terkait persoalan ini.

Padahal, Pansus telah merampungkan pembahasan bersama BPKD terkait masalah aset Kota Tangerang belum lama ini.

“Coba silahkan tanya langsung sama ketua pansus (Hartoto-red). Saya tidak bisa melangkahi kewenangan. Kan ada ketua,” ujar Turidi Susanto, salah satu anggota Pansus Aset DPRD Kota Tangerang.

Sekedar informasi, dalam waktu dekat ini, aktivis Formata bersama Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), rencananya akan menggelar diskusi publik terkait keberadaan aset di wilayah Tangerang Raya, khususnya di Kota Tangerang. Nantinya, diskusi tersebut akan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. (tim/BB).

You Might Also Like

MPN Jombang dan KJB Memberikan Santunan Kepada Pejuang Veteran
AHY Akan Hadir di Ail Rogojampi Banyuwangi
DPRD Kabupaten Mubar Ingin Tiru Perda RT/RW Bantaeng
Kapolres Bantaeng Pimpin Langsung Kerja Bhakti di Masjid Babussalam Pettasile
Pertama Kali dalam Sejarah, Laju Pertumbuhan Ekonomi Bantaeng Sentuh 10,75 Persen
TAGGED:Aset DaerahTangerang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?