close
LAWAN KORUPSI

Tim Saber Pungli Res Mojokerto ‘Ringkus’ Oknum Jaksa di Wisata Jolotundo

Gambar net : Oknum Jaksa Kejati saat keluar dari ruang penyidik Sat Reskrim Polres Mojokerto

Surabaya, penarakyatnews – Satu lagi wujud dari jajaran Kepolisian dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, Tim saber pungli Polres Mojokerto dan kejaksaan Negeri Mojokerto berhasil meringkus tiga pelaku pungutan liar di wisata Jolotundo Trawas Mojokerto dan untuk penanganan lebih lanjut diserahkan kepada Polda Jatim.

Berdasarkan informasi dari Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, Senin (5/2) kepada jurnalis bahwa ketiga pelaku tersebut adalah Hari Cipto Wiyono (52) anggota LSM yang beralamat di Jalan Mojo 1/5 RT. 06, RW. 05 kelurahan Mojo Gubeng Surabaya, Akhmad Khoirul (50), seorang PNS di Kejati Jatim sebagai Jaksa Fungsional pada Bidang Intelijen Kejati, beralamat Jln A Yani, Dusun Mencek, Desa Serut, Panti Jember dan Ishaq Wahyullah (47), beralamat  Jalan KH Mas Mansur I no 41, Kelurahan Nyamplungan, Pabean Cantikan Surabaya.

“ Salah satu pelaku memang benar adalah seorang PNS aktif sebagai Jaksa fungsional di Kejati Jatim. Alat bukti yang kita amankan berupa 6 bendel karcis masuk wisata religi Jolotundo dan uang Rp 612.000, – serta uang tunai Rp 11.900.000,-  serta satu unit Mobil Mitsubishi Kuda dan 4 unit HP, “ ujar Frans menjelaskan.

Frans juga menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi Sabtu (03/02) sekitar pukul 21:30 WIB. Ketiga pelaku datang ke wisata Jolotundo dan mengecek penjualan karcis kepada petugas setempat.

Kepada petugas karcis malam itu, ketiga pelaku ini mengaku dari Kejati Jatim dan menerangkan bahwa ketiga pelaku tersebut menemukan adanya kecurangan penjualan karcis yang dilakukan oleh petugas di wisata Jolotundo.

“ Ketiga pelaku langsung membawa paksa petugas jaga tersebut ke dalam mobil. Selanjutnya dibawa kelilling wilayah Mojokerto dan Sidoarjo. Didalam mobil tersebut pelaku lantas meminta uang Rp 75 juta agar kecuranggannya tidak dipidanakan, karena korban merasa keberatan akhirnya menawar dan disepakati senilai Rp 35 juta, “ terang Kabid Humas Polda Jatim ini.

Selanjutnya karena tidak membawa uang akhirnya petugas wisata tersebut menyerahkan uang Rp 3 juta untuk sementara dan sisanya disepakati akan dibayar besoknya.

Saat lepas dari intimidasi para pelaku, korban yang juga petugas karcis wisata Jolotundo tersebut selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Trawas dan dilanjutkan ke tim Saber Pungli Polres serta Kejari Mojokerto.

Atas kerjasama yang baik, akhirnya ketiga pelaku tersebut berhasil ditangkap, Minggu (04/02) sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka ditangkap saat korban akan menyerahkan tambahan uang Rp 10 Juta kepada tiga pelaku. (net/man)

Tags : Saber PungliSurabaya
putri pena

The author putri pena

Leave a Response