PRN SUMENEP, – Beras Bansos rastra, dibeberapa desa kec. Batu Putih kab. Sumenep, ditemukan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat penerima manfaat, karena beras bansos rastra 2018 tercampur beras berwarna kuning , temuan dari LSM dan awak media 18/07/2018.
“meskipun diberi bantuan gratis beras oleh pemerintah, tp klau beras tidak layak di konsumsi sprti ini, jangan diberikan biar kami tidak kenak penyakit nantinya mas, ” tutur dari salah satu warga setempat yang tdk mau menyebutkan nama.
Dan Setelah LSM dan 2 awak media mengambil sempel beras rastra yang tercampur beras kuning itu, langsung di Konfirmasikan ke kecamatan batu putih atas temuan beras rastra tersebut yang dibagikan ke berbagai desa yang ada di Kecamatan batu putih.
“wah ini beras tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat mas, ini pantasnya untuk pakan pitik,” tutur pak camat Batu Putih dengan tertawanya yang begitu santun kepada LSM dan 2 awak media faktual dan pena rakyat.
bansos rastra 2018 yang di bagikan kemasyarakat penerima manfaat, diduga ada kecurangan dari pihak Bulog Sumenep tentang kualitas berasnya.
Dengan tujuan kritik membangun untuk kota Sumenep, LSM dan beberapa awak media mendatangi kantor Bulog Sumenep, untuk konfirmasi temuan kualitas bansos rastra 2018,
Tapi yang tidak di inginkan, terjadi cekcok mulut antara LSM dengan salah satu orang di Bulog yang mengaku satpam (yang terlalu mengintrogasi temuan kita) di kantor jaga satpam Bulog Sumenep,
Sampai berita ini di unggah, masih belum ada keterangan dari pihak kepala gudang Bulog Sumenep, tentang temuan kualitas bansos rastra 2018. Bersambung.. (erfandi)

