PRN NGAWI – Proses pembangunan dan wujud serta kepada masyarakat desa sangat membantu sekali dalam mewujudkan serta ikut melaksanakan program-program pembangunan yang ada di desa.
Kepala Desa selaku pucuk pimpinan yang memimpin dalam pemerintahan desa di bantu oleh beberapa perangkat baik kaur pemerintahan, Pembangunan, keuangan,carik BPD serta beberapa elemen yang ada. Ada beberapa program yang di laksanakan utamanya pemberdayaan masyarakat, posyandu, pembinaan dalam bentuk wirausaha di bidang kerajinan dan masih banyak yang lain.
Dalam kurum waktu yang sudah di laksanakan kami dari pers media Pena Rakyat News melihat langsung pembangunan yang sudah di laksanakan seperti contoh pengaspalan jalan,rabat cor jalan, pembangunan alat irigasi, renovasi gedung kantor desa, pemavingan jalan dan masih banyak lagi yang sudah di kerjakan maupun yang sudah di rencanakan tapi belum di kerjakan.
Dana DD/ADD tahun 2018 ada 3 tahapan dari tahapan pertama 20% tahapan ke dua 40% dan tahapan ke tiga 40%, angka pengangguran dari tahun ke tahun relatif meningkatkan ini di karenakan angka pengangguran dan lapangan pekerjaan tidak seimbang,memang sulit membuka lapangan kerja tapi akan sangat baik jika pemerintah di kabupaten, kecamatan, dan di desa mau mengambil langkah memberikan pelatihan-pelatihan serta memberikan sarana prasarana untuk pemuda-pemuda yang tamat sekolah khususnya di tingkat SMA sederajat yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, jika kita mencermati dan melihat secara langsung banyak masyarakat penduduk desa yang akan mencari nafkah di luar kota bahkan di luar pulau, baik itu berdagang, sebagai buruh pabrik, pembantu rumah tangga, kuli bangunan dan masih banyak lagi, bahkan ada yang mengadu nasib di luar negeri sebagai TKI/TKW.
Padahal peluang sumber mata pencaharian ada di desa banyak sekali misalkan bercocok tanam dan berwirausaha mengembangkan jenis usaha kerajinan, yang banyak terkendala yaitu permodalan juga alat-alat yang dibutuhkan, kami juga melihat jalan-jalan desa yang perlu diperhatikan karena rusaknya badan jalan yang sangat berpengaruh untuk sarana transportasi yang berlalu-lalang mengantarkan hasil dagangan maupun pengimporan barang.
Kabupaten Ngawi merupakan kota yang sangat luas di pimpin oleh bupati dan di bantu pejabat-pejabat kabupaten dan camat sebagai pemerintah di tingkat kecamatan. Mayoritas pekerjaan penduduk di desa adalah bercocok tanam, ada beberapa pembangunan yang sudah di laksanakan dari tahap awal yang bersumber dari dana DD Tahun 2018 salah-satunya yang ada di kecamatan Kendal, jogorogo, Widodaren, Kedunggalar, dan kecamatan yang lain di kabupaten Ngawi.
Untuk itu kami berharap agar semua desa juga pemerintah kabupaten juga kabupaten di tingkat kecamatan bisa membantu dan berkerja sama untuk mewujudkan agar desa menjadi maju dan berkembang dalam hal perekonomian, kesehatan, pertanian, serta menuntaskan kemiskinan yang masih ada.
Program PKH(Peserta Keluarga Harapan) dan bantuan rastra yang di berikan pada masyarakat miskin atau tidak mampu sangat membantu sekali, namun kenyataannya ada di lapangan justru salah alamat yang seharusnya di berikan kepada yang berhak menerima tapi justru yang mampu pun masih ikut menerima, di karenakan data yang ada itu tidak adanya pendataan ulang melainkan data yang ada di tahun ke tahun, apakah hal ini tetap di biarkan atau dari pemerintah kabupaten mengadakan evaluasi ulang atau pemerintah akan memberikan program-program baru.Kami sangat prihatin jika melihat janda atau duda lansia yang betul-betul tidak mempunyai mata pencaharian dan di bawah garis kemiskinan yang tidak mendapatkan apa-apa.
Harapkan terbesar agar pemerintah Mau memberikan solusi atau bantuan untuk masyarakat miskin yang sedang terhimpit masalah ekonomi.
Menuntaskan kemiskinan memang tugas bersama tapi jika tidak di laksanakan sangat kasihan bagi yang benar-benar membutuhkannya.
(BENI)

