PRN SUMENEP, – Kejadian yang sangat disayangkan Sikap Arogansi yang sok berkuasa, BUSTOMI (KASIDATUN) dari salah satu oknom Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep yang melakukan pengusiran kepada wartawan dan beberapa aktivis Masyarakat dari ruang kerjanya, Rabu 24/04/2019 sekitar pukul 12.15 WIB.” BUSTOMI itu sapa….?, Sok sok ngusir segala, emangnya kantor Kejari itu Bustomi yang bikin…?, Kantor Kejari itu milik rakyat, BUSTOMI harus sadar bahwa dirinya digaji dari uang rakyat dan dirinya itu adalah pelayan rakyat, dan harus bersedia melayani rakyat….,jangan main sok usir rakyat segala”, Ucap dari beberapa awak media dan aktivis Masyarakat yang merasa kecewa terhadap sikap BUSTOMI yang sok berkuasa,
Menurut keterangan dari Alan Sahlan (Dewan Etik IWO Sumenep), menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari Sejumlah wartawan melakukan peliputan terhadap aktivis Masyarakat dari Yayasan Tanah Leluhur (YTL) yang meminta kejelasan kepada KEJARI SUMENEP tentang hasil mediasi perkara penggarapan lahan yang sudah puluhan tahun dengan PT. Garam (Persero),
Setelah beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh aktivis masyarakat Yayasan Tanah Leluhur (YTL), tiba-tiba Bustomi Kasi Datun naik darah dan membentak aktivis YTL dan sejumlah wartawan yang ada diruangan itu yang salah satunya adalah Alan Sahlan (Dewan Etik IWO Sumenep), dan BUSTOMI sambil mengusir sejumlah wartawan dan aktivis yang ada dalam ruangan itu.
“Ini rumah saya, keluar kalian dari sini, kalian kesini kok begini caranya,” dengan marah marah bentak Bustomi kepada wartawan dan YTL sambil menunjukkan tangannya ke pintu keluar.” Tutur Alan Sahlan meniru bahasa BUSTOMI Kepada awak media Seusai pertemuan dengan pihak PT Garam. Kamis(25/04/2019).
Tidak cukup sampai disitu, menurut keterangan rilis dari salah satu awak media yang ikut waktu itu menjelaskan bahwa, Disaat melihat salah satu wartawan Senior Alan Sahlan dari media Harian Bangsa, Bustomi semakin memuncakkan amarahnya dengan menendang kursi dan memukul bahu Wartawan Media Harian Bangsa.
Atas rekaman pengakuan Alan tentang Persoalan tersebut, kami lakukan konfirmasi langsung dengan Bambang kepala Kejari sumenep melalui WA pribadinya, Bambang langsung merespon baik dan berjanji Senin akan melakukan pemanggilan terhadap Bustomi untuk dimintai keterangannya.
“Gak usah pakai gerak gerakan…..Ini pasti ada masalah…Senin biar sy tanya dulu masalahnya…Sy berharap kita semua saling pengertian atas kode etik kita…..” Ucap Bambang melalui WA selulernya. (erfan)

