close
HUKUM

Disinyalir ‘TILEP’ Setoran Hasil Pertambangan, Kasun Kamit Dituntut Mundur dari Jabatannya

PRN BLITAR – Kekesalan warga dusun Sumbergondo desa Tulungrejo Gandusari Blitar sudah tidak terbendung lagi, penantian kejelasan terkait laporan hasil pertambangan pasir sejak 2014 dan beberapa dugaan pungutan liar yang penggunaannya dirasa warga tidak jelas dan kuat dugaan ‘ditilep’ oleh oknum perangkat desa Tulungrejo, ratusan warga berdemo di kantor Camat Gandusari. 14/1/20.

Berbagai upaya warga Tulungrejo sudah dilakukan agar persoalan dana masuk ke dusun/desa dari galian tambang pasir sejak 2014 sampai 2019 ini dapat dilaporkan secara transparan, namun pihak perangkat desa khususnya Kamituwo (Kepala Dusun) Sumbergondo Kamit dan Kepala Desa Tulungrejo Suwadi terkesan mengabaikan peringatan warga.

Berawal dari upaya warga untuk menuntut transparansi keuangan yang masuk dari galian tambang pasir yang dinilai tidak sedikit itu tidak mendapat tanggapan yang positif, maka warga Sumbergondo desa Tulungrejo bersatu mengungkap dugaan penyalahgunaan atau penggelapan uang pertambangan dan pungutan lainnya yang kuat dugaan dilakukan oleh Kamit dan Kades Tulungrejo.

“ini sudah vinal mas, kesabaran warga ada batasnya, kami sudah tidak peduli kalau kami diplintir plintir dan dikasuskan oleh oknum seperti nasipnya Ponidi Harso dan Heru yang pernah masuk karena ngurusi pertambangan ini” ketus warga yang tidak bersedia disebut namanya.

Tidak puas warga melaporkan dugaan penyalahgunaan dana dari galian tambang pasir yang masuk ke Kasun dan ke pemerintahan desa Tulungrejo yang selama ini tidak dapat dinikmati oleh masyarakat Tulungrejo, warga kembali turun berdemo di kantor Camat Gandusari  dan menuntut agar Camat dan pejabat yang berwenang menurunkan dan mencopot jabatan Kamit sebagai Kamituwo karna dirasa warga selain diduga menggelapkan uang pertambangan juga adanya dugaan Pungli pada program PTSL dan memproses secara hukum.

Warga juga menekan kepala desa agar secepatnya mencopot dan memberhentikan Kamit sebagai Kepala Dusun Sumbergondo dengan batas waktu sampai tanggal 20/1/2020, dan warga juga menuntut apabila Kamit mengembalikan dana galian kepada pihak desa secara transparan, Kamit harus tetap diproses secara hukum pasalnya warga sudah dirugikan bertahun-tahun.

Demo warga  yang menuntut Kamit mundur dari jabatannya sebagai Kamituwo ini dihadiri Kapolsek dan anggotanya, Danramil dan anggotanya dan ancaman warga apabila tuntutannya tidak dikabulkan akan berdemo kembali dengan massa yang lebih besar. (bambang)

Tags : BlitarDituntut Mundur

Leave a Response

*