close
HUKUM

Gugatan Pra Peradilan Seorang Ibu Rumah Tangga vs Krimsus Polda Banten Menjadi Sorotan Media

PRN BANTEN – Perjalanan perjuangan seorang ibu rumah tangga untuk mencari keadilan atas dugaan kesewenangan Krimsus Polda Banten terhadap Abdul Rokhman mendapat perhatian khusus dari berbagai media diwilayah Banten.

Hal ini terbukti saat sidang lanjutan Pra Peradilan antara Hayati Nufus istri dari tersangka Abdul Rokhman melawan Krimsus Polda Banten memasuki sidang lanjutan dengan menghadirkan para saksi dan bukti-bukti di Pengadilan Negeri Serang Banten.

Tampak dalam sidang Pra Peradilan kali ini pemohon menghadirkan 2 saksi yaitu Abdul Goni dan Y Ukon dan bukti surat P-1 s/d P-11. Terlihat pengacara dari Polda Banten mencecar pertanyaan kepada ke dua saksi dari pemohon dan dengan tegas para kedua saksi menjawab yang sama bahwa Abdul Rokhman ditangkap oleh Krimsus Polda Banten tanggal 17 Maret 2020 dan menyita satu mobil dari rumah Abdul Rokhman dan pihak Polda Banten baru menyampaikan surat penangkapan yang dibuat tanggal 18 Maret 2020.

Baca Juga : https://penarakyatnews.id/2020/04/07/perjuangan-istri-untuk-bebaskan-suami-dari-kesewenangan-penegak-hukum/

Perjuangan Hayati Nufus berawal dari adanya dugaan arogansi pihak Reskrim Polda Banten saat melakukan penangkapan terhadap Abdul Rokhman tanggal 17 Maret 2020 atas dugaan pelanggaran UU no. 42 tahun 1999 pasal 36 Fidusia. Merasa dalam proses penangkapan suami Hayati Nufus diduga tidak melalui prosedur maka Hayati Nufus mengajukan gugatan Pra Peradilan terhadap Polda Banten dan sidang pertama dengan risalah panggilan nomor 6/PID.PRA/2020.PN.Srg siding pertama tanggal 30 April 2020. (Tim PRN

Tags : BantenPerjuangan Istri

Leave a Response

*