close
HUKUM

KETUA YAPERMA : “Selamatkan Bumi Majapahit dari Kebringasan Penambang Liar”

PRN MOJOKERTO | Kabupaten Mojokerto sudah terkenal seantero bahwa lahan-lahan hijau dan subur beralih fungsi menjadi kubangan-kubangan seperti danau karena ulah para penambang yang selalu beralibi beraneka ragam dari reklamasi sampai rencana pembuatan tempat wisata desa. Lantas kemana dinas terkait dan apa yang dikerjakan para penegak hukum hingga hampir mayoritas tidak tersentuh hokum ?…

Pada edisi sebelumnya Pena Rakyat News mengkupas tambang milik Widy Sulton yang sudah memporak porandakan wilayah persawahan dusun Mejero desa Karangdieng yang diduga tidak mengantongi ijin, dan kali ini awak media menemukan galian yang diduga bodong juga yang digali pemain lama manual namun saat ini sudah memakai alat berat (Beco) yaitu H. Djalil.

BACA JUGA : https://penarakyatnews.id/2020/09/11/lagi-lagi-widy-penambang-galian-c-beroperasi-di-wiyah-hukum-polres-mojokerto/

Dari keterangan pekerja dilokasi dusun Grogol Kepuhpandak Kutorejo yang tidak bersedia disebut namanya Galian C yang berada di Grogol ini milik H. Djalil yang dibantu atau dengan kata lain kerja sama dengan penggali lain dan sudah berjalan lancar selama 3 bulan ini.

Sementara menanggapi menjamurnya usaha galian ‘Bodong’, Moch Ansory, S.H. selaku Ketua Umum Yayasan Perlindungan Konsumen Perjuangan Rakyat Malang (YAPERMA) merasa prihatin melihat alam Mojopahit yang dirusak demi kepentingan individu yang tidak bertanggung jawab, padahal aturan hokum dan sangsinya sudah jelas dalam Pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara disebutkan, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Milyar, selain itu izin IUP dan IPR, pengelola juga harus memiliki izin khusus penjualan dan pengangkutan sesuai Pasal 161 UU No 4 Tahun 2009.

Masih dalam keterangan keprihatinan Moch Ansory, S.H. dirinya berharap kepada seluruh Penegak Hukum atau dinas yang memiliki kapasitas dalam pertambangan di wilayah kabupaten Mojokerto agar turut menertibkan dan menindak tegas para pelanggar Minerba ini agar Mojopahit yang menjadi aikon nusantara ini dapat terjaga keasriannya. Pungkas Ansory. (Santoso/Siti)

Tags : Galian LiarMojokerto

Leave a Response

*