close
LAWAN KORUPSI

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Ternoda Ulah Oknum

PRN MOJOKERTO | Program Indonesia Pintar (PIP) yang digadang dapat menjamin keluarga miskin/rentan miskin mendapat layanan pendidikan sampai lulus menjadi lahan basah oknum. Bertahun-tahun Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik siswa SDN Seduri 2 Kec. Mojosari, Kab. Mojokerto tidak pernah diserahkan kepemilik. Hak masyarakat atas dana bantuan pendidikan dirampas.

AR menyampaikan keluhan melalui PRN terkait KIP anaknya yang ditahan pihak sekolah. Bertahun-tahun sejak KIP terbit keluarga ini sama sekali tidak menerima manfaat apapun dari program ini.

Ketika PRN menanyakan terkait alasan penahanan oleh pihak sekolah, AR menjawab tidak ada alasan yang jelas dari pihak sekolah.

“Saya hanya minta tolong melalui mas ini untuk menanyakan ke pihak sekolah karena bukan cuma saya tapi yang lain juga ngak menerima kartu”, tambah AR melengkapi keterangannya.

Menanggapi keluhan masyarakat PRN mencoba mengkonfirmasi kepada pihak sekolah. Ditemui oleh Waras selaku guru kelas mengatakan bahwa terkait hal tersebut tidaklah benar.

“Saya menjamin semua guru tidak pernah menahan KIP”, ungkap guru kelas 5 ini.

Diikutip dari laman web Kemendikbud didapati bahwa alokasi anggaran KIP untuk jenjang SD/MI/Paket A persiswa mendapatkan 450rb setiap tahunnya.

SDN Seduri 2 sendiri dalam pangkal data bos.kemendikbud.go.id tahun 2020 telah menerima dan memanfaatkan dana BOS sebesar Rp. 68.850.000 dengan jumlah siswa 255 orang.

Dari semua data yang didapatkan maka penahanan KIP siswa dan muara dana yang ada di dalamnya patut dipertanyakan. Masih kurangkah gaji dan tunjangan para guru? Wallahu a’lam. (samosir/yuli)

Tags : Kartu Indonesia PintarMojokerto

Leave a Response

*