close

PRN NGAWI | Kegiatan rutin tahunan yang berupa penyampaian informasi ketentuan di bidang cukai kepada masyarakat atau Pamengku Kepentingan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngawi, lewat Kantor Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah ( Setda), bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madiun, Kejaksaan Negeri dan Polres Ngawi.

Dalam sosialisasi, ketentuan dibidang cukai yang dilaksanakan di aula Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi, mengambil narasumber yang berkompeten dibidangnya, Faizal Wartomo dari KPP Bea dan Cukai Madiun ( tentang peraturan di bidang cukai), Edi Nuryanto dari Polres Ngawi ( tentang ketentuan di bidang cukai) dan Kurniawan Andy Nugroho dari Kejaksaan Negeri Ngawi ( Tentang Tindakan Pidana Cukai).

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) selain untuk sosialisasi di bidang kami dan kami laksanakan di 6 Kecamatan, yaitu Kecamatan Pitu, Kecamatan Padas, Kecamatan Pangkur, Kecamatan Kasreman, Kecamatan Gerih dan Kecamatan Kwadungan, juga untuk Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja untuk berbagai pelatihan kerja, untuk Dinkes, mengembangkan PUSTU ( Puskesmas Pembantu), karena Puskesmas sudah bisa berdiri sendiri, tapi untuk pengadaan alat – alat medis Puskesmas bisa, jadi tidak hanya untuk berdampak covid 19. Untuk Dinas Pertanian, baik padi maupun tembakau agar hasil panen lebih bagus ujar Aries Dewanta Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah, saat membuka acara sosialisasi.

Edi Nuryanto dari Polres Ngawi juga menambahkan, Kami akan menerangkan wawasan di bidang cukai, upaya pencegahan dari masyarakat agar tidak salah langkah dalam membeli dan menjual rokok ilegal, bila menjumpai rokok ilegal segera lapor ke Polres atau Polsek yang terdekat, bagi yang memberi informasi akan dijaga kerahasiaanya, dan akan dikembangkan dari mana, terus ke produsenya dan dilakukan upaya paksa penggeledahan, penangkapan dan penyelidikan dan dilaporkan ke Kantor Bea Cukai. (Jatmiko)

Tags : NgawiSosialisasi Rokok

Leave a Response