26 C
Mojokerto
BerandaHUKUM"Ngacir" Bawa Saldo Rekening 1,1 Milyar  Setelah Dengar Putusan Hakim

“Ngacir” Bawa Saldo Rekening 1,1 Milyar  Setelah Dengar Putusan Hakim

PRN JOMBANG | Berbagai polemik bermunculan setelah meninggalnya Muklisin warga Pedes Perak Jombang, mulai dari persoalan legalitas perkawinannya dengan istri ke 2, sampai dengan perebutan harta.

Gugatan perempuan yang mengaku istri ke 2 (alm) Muklisin yang tak lain adalah Sumaiyah warga asli Betatu Gresik ini terjungkal telak setelah pihak PA mengetahui fisik keabsahan perkawinan antara Sumaiyah dengan Muklisin penuh aroma pelanggaran pidana.

Drama romantika rumah tangga antara (alm) Muklisin dengan Sumaiyah, S.Kep.,NS. Berakhir setelah Muklisin meninggal dunia di akhir tahun 2020, semua perbuatan hukum terkait proses pernikahan dengan janda Sumaiyah terbongkar. Dari indikasi pengajuan N1-N4 yang menggunakan data rekayasa dari desa Tunggorono, sampai adanya pengakuan status jejaka yang diduga dikeluarkan oleh pemerintahan desa Tunggorono, semua terungkap setelah ditemukannya buku nikah yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Tanggulangin pada 7 september 2007.

BACA JUGA :   https://penarakyatnews.id/2021/02/18/n-e-k-a-tdata-aspal-yakinkan-istri-muda-untuk-menggugat-istri-syah/

Dugaan fakta baru muncul kembali, dari gonjang ganjing terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) wilayah Jombang Barat (meliputi Tembelang, Jombang kota, Perak, Megaluh) diketahui saat itu ketua kordinator wilayahnya adalah Sumaiyah dan Muklisin (alm).

Menurut Susi selaku sekertaris BPNT wilayah Jombang Barat saat dikomfirmasi di kantornya di dusun Pedes, dirinya merasa masalah BPNT wilayah Jombang Barat sudah tidak ada persoalan, pasalnya semua tagihan dan lain-lain sudah ditangani oleh dirinya dan cak Gun (bagian beras, red), namun dirinya merasa resah dan tidak enak dalam hati apabila membahas masalah dana BPNT yang masuk dalam rekening Sumaiyah sebesar Rp. 1.190.000.000,- (22/2/21)

Masih dalam keterangan Susi, saat serah terima dari Sumaiyah kepada Sulistyowati (istri syah Muklisin, red) beberapa bulan yang lalu terkesan hanya berpamitan untuk tidak menangani BPNT saja, sedangkan dana yang ada di saldo rekening atas nama Sumaiyah yang katanya akan dialihkan sampai detik ini belum juga dialihkan dan kabarnya sekarang saldonya tinggal Rp. 900.000.000,- Tutup Susi.

Hal ini juga diamini oleh Sulistyowati saat dikomfirmasi di kantor wilayah BPNT Jombang Barat, Sulistyowati membenarkan bahwa tidak ada serah terima terkait keuangan apapun kepada dirinya, oleh karenanya Sulistyowati sampai saat ini belum berani mengambil kebijakan apapun terkait pelimpahan ini.

Lebih lanjut Pena Rakyat News menelusuri kediaman Sumaiyah di Betatu Gresik pada 24/2/2021, dikediaman orang tua Sumaiyah yang terlihat mewah di tengah pedesaan ini Sumaiyah tidak berada di tempat, dari keterangan Ulfa yang tak lain adalah adik Sumaiyah, biasanya kalau kakaknya ada masalah apapun dia (Sumaiyah, red) selalu menemui adiknya yang nomor 3 (nama dan alamat di redaksi).

Masih dalam hasil liputan di Betatu Gresik, Ulfa tampak terkejut setelah mendengar fakta sebenarnya terkait proses pernikahan kakaknya dan dirinya tidak menyangka sama sekali.

“Loh masak pernikahan mbak saya itu seperti itu mas, layak gugatan mbak saya masalah harta peninggalan almarhum ditolak” ungkap Ulfa.

Sampai berita ini diturunkan awak media belum dapat komfirmasi dan posisi keberadaan Sumaiyah yang membawa saldo rekening Rp. 1.190.000.000,- (Gun/tim)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya