PRN MOJOKERTO | MOJOPAHIT yang asri, subur dan makmur mungkin hanya cerita jelang tidur, tampak terlihat di Mojokerto bagian selatan kawasan Pandansari tanah persawahan tampak compang camping diporak porandakan oleh alat berat (bego) yang mengeruk bebatuan, terpikirkah oleh mereka akan dampaknya ?
Dari penelusuran awak media Pena Rakyat News telah terekam kamera kegiatan eksploitasi bebatuan dikawasan Pandansari Kecamatan Gondang Mojokerto, dengan menggunakan alat berat (Bego) galian yang menurut keterangan beberapa pekerja dan warga sekitar adalah Milik Met (inisial) Warga Kalikatir.
Terdapat keanehan dalam Galian milik Met, dari keterangan pekerjanya mengatakan bahwa galian ini berijin dan hal itu dibuktikan dengan adanya papan yang seperti galian yang berijin, namun anehnya saat awak media hendak masuk ke lokasi, ceker (pekerja pengatur keluar masuk kendaraan) marah dan tidak memperbolehkan masuk atau memfoto.
“jangan masuk pak dan jangan foto atau ambil video, disini tidak boleh foto-foto” ucap
Sementara menurut keterangan yang didapat dari SM (inisial,red) di warung dekat dengan Balai desa Kalikatir membenarkan bahwa galian tersebut milik Met seorang juragan tanah yang memiliki kedekatan dengan Calvari.
Lebih lanjut sampai berita ini diturunkan awak media belum dapat menjumpai Met dan kepala desa setempat untuk dimintai tanggapannya. (gun)

